Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Pindah Ke Ruang Rawat Inap RSUP HAM

Medan – Bayi kembar siam Adam dan Aris akhirnya sudah bisa menjalani perawatan di ruang rawat inap umum, setelah sebelumnya sempat dirawat di ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) selama 20 hari pasca operasi pemisahan. Bayi kembar siam asal Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara itu kini dirawat di ruang rawat inap Gedung Paviliun Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) sejak Selasa (09/02/2021). “Tumbuh kembang keduanya sangat baik. Mereka juga sudah mampu mengucapkan beberapa kata dengan jelas dan mampu untuk mengikuti apa yang ditirukan,” ungkap Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSUP HAM dr Rizky Adriansyah MKed(Ped) SpA(K) memberikan keterangan terkait kondisi Adam dan Aris, Rabu (10/02/2021). Dijelaskannya lebih lanjut, semua aspek tumbuh kembang kedua bayi yang sekarang sudah berusia 1 tahun 2 bulan tersebut berada dalam keadaan bagus, mulai dari kondisi mata, dada, bagian perut, hingga personal sosial, adaptif motorik halus, bahasa, dan motorik kasar yang sesuai dengan perkembangan bayi seusianya. Sementara itu, hasil pemeriksaan fisik lainnya menunjukkan bahwa Adam memiliki berat badan 8,6 kg dan tinggi badan 73 cm, sedangkan sang adik, Aris dengan berat badan 8,3 kg dan tinggi badan 73 cm. Sebelumnya, Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSUP HAM yang diketuai oleh Prof dr Guslihan Dasa Tjipta SpA(K) melakukan operasi pemisahan terhadap bayi kembar siam Adam dan Aris pada tanggal 20 Januari 2021. Operasi pemisahan ini melibatkan sekitar 50 orang tenaga medis yang terdiri dari beberapa dokter sub spesialis, dan berlangsung selama hampir 10 jam. Kemudian, Adam dan Aris juga sempat menjalani operasi lanjutan untuk menutup luka pada bagian dada dan perutnya yang sebelumnya mengalami perlengketan. Bayi kembar siam Adam dan Aris sendiri merupakan anak pertama dan kedua dari pasangan Supono (32 tahun) dan Nur Rahmawati (26 tahun), warga Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu. Bayi kembar siam ini lahir di RSUP HAM pada tanggal 9 Desember 2019 lalu, hingga kemudian menjalani operasi pemisahan setelah menunggu lebih dari setahun. Operasi pemisahan bayi kembar siam Adam dan Aris ini pun menjadi keberhasilan yang keempat kalinya dilakukan di RSUP HAM. (humas/ade)
Sekjen Kemenkes RI Kunjungi Ruang Isolasi COVID-19 RSUP HAM

Medan – Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Sekjen Kemenkes) RI drg Oscar Primadi MPH dan rombongan datang berkunjung ke Ruang Isolasi Tekanan Negatif (RITN) bagi pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM), Rabu (10/02/2021). Direktur Utama RSUP HAM dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) bersama jajaran direksi turut mendampingi rombongan untuk meninjau ruangan perawatan khusus satu-satunya bagi pasien COVID-19 di Sumatera Utara ini. “Ini sangat bagus, semoga bisa memberikan pelayanan optimal dalam penanganan COVID-19 di daerah. Nanti akan saya sampaikan kepada Bapak Menteri Kesehatan RI,” ungkap drg Oscar menyatakan apresiasinya di sela-sela kunjungan tersebut. Pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI ini pun sempat berbincang-bincang dengan sejumlah tenaga kesehatan yang sedang bertugas merawat para pasien COVID-19 di RITN RSUP HAM tersebut. RITN RSUP HAM sendiri memiliki 15 ruang isolasi tekanan negatif yang dilengkapi ventilator dan hepafilter. Ruang perawatan intensif yang resmi beroperasi sejak tanggal 5 Agustus 2020 lalu ini digunakan untuk perawatan pasien COVID-19 dengan gejala berat. Sementara itu, para pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan sedang dirawat di ruang isolasi lain, di mana saat ini secara total RSUP HAM telah memiliki 173 tempat tidur di semua ruang isolasi. Pada kesempatan tersebut, turut pula hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dr Muhammad Budi Hidayat MKes, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Alwi Mujahid Hasibuan MKes, serta sejumlah kepala unit pelaksana teknis (UPT) Kemenkes RI di Medan yang ikut mendampingi rombongan. (humas/ade)
RSUP HAM Ikuti Pekan Vaksinasi COVID-19 Sumut

Medan – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) ikut berpartisipasi dalam Pekan Vaksinasi COVID-19 Daerah Sumatera Utara (Sumut) di Gedung Pancasila, Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (10/02/2021). Direktur Utama RSUP HAM dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) bersama jajaran direksi turut mendampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI drg Oscar Primadi MPH yang hadir meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) di Sumut ini. Pada kesempatan tersebut, drg Oscar meminta semua pihak terkait harus meneguhkan sikap bersama dalam upaya percepatan vaksinasi COVID-19 di setiap daerah. “Apresiasi saya kepada teman-teman di Sumut dalam rangka pelaksanaan pencanangan pekan vaksinasi COVID-19 di Sumut,” ungkap drg Oscar dalam kata sambutannya, sembari mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) meskipun sudah mendapatkan vaksinasi. Pekan Vaksinasi COVID-19 Daerah Sumut ini sendiri terlaksana atas kerja sama Pemerintah Provinsi Sumut, Kemenkes RI, RSUP HAM, USU, Pemerintah Kotamadya Medan, Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, serta Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut. RSUP HAM sebagai rumah sakit vertikal Kemenkes RI mengirimkan Tim Vaksinasi COVID-19 sebagai petugas vaksinator dalam vaksinasi massal COVID-19 bagi para nakes di Kota Medan dan sekitarnya tersebut. Setelah kegiatan seremonial pencanangan pekan vaksinasi ini, drg Oscar dan rombongan pun meninjau dan sempat berbincang dengan sejumlah petugas vaksinator. Dalam kesempatan itu, hadir pula Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dr Muhammad Budi Hidayat MKes, Rektor USU Dr Muryanto Amin beserta jajaran wakil rektor, Deputi Direksi Wilayah Sumut dan DI Aceh BPJS Kesehatan dr Mariamah, Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Sumut Arsyad Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan Kotamadya Medan, jajaran direksi Rumah Sakit Pendidikan USU, serta para kepala unit pelaksana teknis (UPT) Kemenkes RI di Medan. Rektor USU Dr Muryanto Amin sebagai tuan rumah lokasi Pencanangan Pekan Vaksinasi COVID-19 Daerah Sumut ini menjadi orang pertama yang disuntik vaksin COVID-19 pada kesempatan tersebut. Kemudian, diikuti oleh jajaran Wakil Rektor USU dan tamu undangan lainnya. Sementara itu, jumlah nakes yang melakukan registrasi vaksinasi COVID-19 pada kegiatan ini berjumlah sebanyak 2.769 orang, di mana penyelenggara telah menyediakan sebanyak 3.000 vial vaksin COVID-19 untuk pelaksanaan hingga sore hari. (humas/ade)
Hari Ini, RSUP HAM Mulai Vaksinasi COVID-19 bagi Nakes Lansia

Medan – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) mulai memberikan vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan (nakes) lanjut usia (lansia) berusia di atas 60 tahun mulai hari ini, Senin (08/02/2021). Direktur Utama RSUP HAM dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) didampingi jajaran direksi turut hadir dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 perdana bagi nakes lansia di Gedung Paviliun, Instalasi Pelayanan Eksekutif RSUP HAM ini. “Hari ini kita telah melakukan vaksinasi nakes umur lebih dari 60 tahun. Mari kita vaksinasi semua tenaga kesehatan, agar kita sebagai pelayan utama terhadap pasien bisa lebih aman, dan juga buat keluarga di rumah akan lebih aman,” jelas dr Zainal memberikan keterangan. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 4 (empat) nakes lansia di rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini menerima suntikan vaksin COVID-19 tahap pertama. Prof dr Hj Bidasari Lubis SpA(K) berusia 67 tahun menjadi nakes lansia pertama yang menerima suntikan vaksin COVID-19 di RSUP HAM sekitar pukul 11.00 WIB. “Saya sudah divaksin, vaksin yang pertama, dan sampai saat ini, Alhamdulillah saya tidak merasakan gejala apapun. Insya Allah saya masih dilindungi Allah, untuk dapat vaksin yang kedua nanti,” ungkap Prof Bidasari menyampaikan perasaannya setelah divaksin COVID-19. Dia pun mengajak nakes lansia lainnya segera mendaftarkan diri untuk menerima vaksinasi COVID-19 di rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan ini. Selanjutnya, pada siang hari, giliran 3 (tiga) nakes lansia lainnya yang mendapatkan vaksin COVID-19. Mereka adalah Prof dr Bachtiar Surya SpB-KBD (75 tahun), dr Zulfikar Lubis SpPK (K) (64 tahun), dan dr Zuhrial SpPD-KAI (63 tahun) yang juga merupakan Ketua Tim Vaksinasi COVID-19 RSUP HAM. Mereka pun secara bergiliran menerima suntikan vaksin COVID-19. Sebelumnya, RSUP HAM sendiri telah melaksanakan vaksinasi COVID-19 tahap pertama pada 19-31 Januari 2021 yang diikuti sebanyak 2.304 nakes di rumah sakit terakreditasi Joint Commission International ini. Selain pegawai, sejumlah dokter PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) dan dokter coass yang sedang menempuh pendidikan kedokteran di RSUP HAM, serta sejumlah nakes dari luar juga turut menerima vaksin COVID-19 periode ini. Kemudian, vaksinasi COVID-19 tahap kedua juga telah dimulai sejak tanggal 2 Februari 2021, sesuai dengan prosedur setelah 14 hari mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 tahap pertama. Sementara, vaksinasi COVID-19 tahap kedua bagi lansia akan diberikan 28 hari kemudian setelah menerima suntikan vaksin tahap pertama. (humas/ade)
Pengangkatan Kepala Instalasi Dan Sub Instalasi di Lingkungan RSUP H Adam Malik

Medan – Dinamika merupakan hal yang lazim terjadi dalam sebuah organisasi. Ada pergantian, mutasi, demosi yang terjadi melalui proses yang cukup panjang. Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik kali ini mengangkat 21 orang Kepala Instalasi dan 18 orang Kepala Sub Instalasi di Aula Gedung Administrasi, Jumat (05/02). Pembacaan Surat Keputusan Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Zainal Safri SpPD-KKV, SpJP (K) tentang pemberhentian dan pengangkatan menandakan kegiatan ini dimulai. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas. Dalam sambutannya, Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Zainal Safri SpPD-KKV, SpJP (K) menyampaikan harapannya kepada para pejabat yang terpilih. “Pelantikan ini adalah penyesuaian dari Permenkes No.73 Tahun 2020. Saya berharap kepada yang baru dilantik mohon bisa terus melakukan pelayanan dengan baik. Jalin komunikasi yang baik dengan pasien dan bindal. Silahkan memberi saran dan masukan kepada manajemen, rumah sakit ini harus dibangun bersama-sama,” jelas Zainal. Acara pelantikan ini juga turut dihadiri oleh jajaran Direksi, Ketua SPI, Ketua Komite Etik dan Hukum, Ketua Komite Mutu dan Keselamatan Pasien, Ketua Komite Koordinasi Pendidikan dan Ketua Komite Tenaga Kesehatan Lainnya. “ Saya ucapkan selamat bekerja kepada yang baru dilantik dan kepada pejabat lama saya ucapkan terima kasih karena sudah berkarya dengan baik”, tutup Zainal. (humas/rds)