Search

Admin

Donor Darah di RSUP HAM Tetap Aman Selama Pandemi

Medan – Pandemi Covid-19 saat ini telah membatasi pergerakan orang-orang di seluruh dunia. Dampaknya ternyata tidak hanya pada kegiatan ekonomi, tetapi juga pada pasokan darah untuk kebutuhan pasien, karena berkurangnya pendonor. Kondisi ini pun terjadi di Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM. Padahal, donor darah selama pandemi sebenarnya tetap aman dijalani, karena dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Dokter UTD RSUP HAM, dr Mohammad Riza Lubis SpPK (K) dalam Webinar Hari Donor Darah Sedunia yang diselenggarakan oleh RSUP HAM melalui Zoom Meeting, Rabu (16/06/2021). “Petugas hampir sama dengan pendonor, kelengkapannya. Selalu pakai masker, pakai handscoon (sarung tangan medis), ngambil darahnya juga harus lebih baik, dan menggunakan antiseptik. Petugas UTD RSUP HAM juga diperiksa swab PCR secara rutin,” jelas dr Riza yang merupakan Dokter Konsultan Nefrologi Patologi Klinik ini. Sementara itu, Koordinator Mutu dan Pelayanan UTD RSUP HAM dr Tonny SpPK (K) menjelaskan tentang donor darah pascavaksinasi Covid-19. “Apakah setelah vaksinasi, dengan vaksin yang sudah ada, bolehkah dilakukan donor darah? Ada pendapat yang menyatakan boleh donor, ada pendapat yang menyatakan tunda donor,” ucapnya. Menurut dr Tonny, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 91 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah, vaksinasi dengan vaksin dari virus yang dilemahkan (attenuated virus), maka donor darah ditunda selama 4 minggu. Namun, jika menggunakan vaksin dengan virus yang tidak aktif (inactivated virus), maka tidak diperlukan penundaan. Sedangkan, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia menyatakan penerima vaksin Sinovac dapat mendonorkan darah setelah 3 hari pascavaksinasi apabila tidak terjadi efek samping vaksinasi. Kemudian, Palang Merah Indonesia juga menyebutkan bahwa penerima vaksin dapat mendonorkan darah setelah 2 minggu pascavaksinasi ke-2. Ditambahkan pula oleh Kepala UTD RSUP HAM dr Ida Adhayanti SpPK (K), situasi selama pandemi telah memberikan dampak besar terhadap kegiatan donor darah. “Jumlah pendonor banyak berkurang, sangat berkurang sekali. Tahun 2020 sangat jauh berkurang. Tahun 2019, ada kurang lebih 23 ribu pendonor. Tahun 2020, hanya 13 ribu,” ungkapnya. Makanya, UTD RSUP HAM terus melakukan berbagai strategi untuk menghadapi kesulitan pemenuhan kebutuhan darah yang terjadi saat ini. Salah satunya penerapan protokol kesehatan. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan pendonor dan stok darah, sekaligus untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap keamanan proses donor darah selama pandemi. Dr Ida pun menyampaikan pendonor tidak perlu merasa khawatir untuk melakukan donor darah selama pandemi, karena mereka menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Kami tunggu kehadirannya untuk donor setelah vaksinasi dan pada masa pandemi ini,” pungkasnya. Masyarakat yang ingin donor darah bisa datang langsung ke UTD RSUP HAM di Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUP HAM Medan setiap hari kerja. (humas/ade)

Dirut RSUP HAM Lantik 13 Pejabat Fungsional Kesehatan

Medan – Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) melantik sebanyak 13 Pejabat Fungsional Kesehatan di lingkungan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini, Rabu (16/06/2021). Pelantikan ini berlangsung di Aula Gedung Administrasi RSUP HAM dengan dihadiri jajaran direksi. Acara pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI tentang pengangkatan dalam jabatan fungsional para pejabat fungsional kesehatan yang dilantik. Kemudian, dilanjutkan dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan oleh Dirut RSUP HAM dr Zainal, serta penandatanganan berita acara pelantikan. “Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa bersama kita,” ucap dr Zainal sebelum pengambilan sumpah jabatan para pejabat fungsional ini. Sementara itu, dalam kata sambutannya, dr Zainal berharap kepada para pejabat fungsional ini untuk melaksanakan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Dia juga meminta untuk tetap bekerja dengan semangat yang tinggi demi mencapai tujuan organisasi sesuai dengan visi dan misi RSUP HAM. “Kepada saudara sekalian diberikan kepercayaan untuk memangku jabatan fungsional sesuai jenjang masing-masing, karena kami anggap saudara layak untuk itu. Oleh karena itu, kami minta kepada saudara agar kiranya senantiasa tetap bersikap proaktif dalam melaksanakan pelayanan sesuai jabatan, dan memberikan masukan-masukan yang produktif, sehingga pada akhirnya ikut menunjang peningkatan kinerja RSUP HAM,” ungkap dr Zainal. Para pejabat fungsional di lingkungan RSUP HAM yang baru dilantik ini sendiri diangkat melalui mekanisme pengangkatan pertama sebanyak 12 orang, dan satu orang melalui alih jabatan. Mereka diangkat ke dalam lima jabatan fungsional, yaitu Dokter Pendidik Klinis Ahli Pertama (1 orang), Apoteker Ahli Pertama (2 orang), Fisikawan Medis Ahli Pertama (1 orang), Perekam Medis Terampil (6 orang), dan Teknisi Elektromedis Terampil (3 orang). “Akhirnya kami ucapkan selamat atas pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji ini. Tetaplah berkarya, selamat bekerja dan semoga Allah memberikan petunjuk kepada kita semua,” kata dr Zainal di akhir sambutannya. Acara pelantikan yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan ini ditutup dengan sesi foto bersama. (humas/ade)

Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Lingkungan RS Direksi RSUP HAM Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Medan – Direksi Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) melakukan pengarahan terkait protokol kesehatan kepada petugas pelayanan di halaman Gedung Administrasi RSUP HAM, Senin (31/05/2021). Pengarahan ini dilakukan untuk mengingatkan kembali agar petugas pelayanan selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, sebagai salah satu upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan RSUP HAM. Dalam pengarahan yang diikuti oleh seluruh kepala ruangan pelayanan dan petugas satuan pengamanan (satpam) tersebut, Direktur Utama RSUP HAM dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) menegaskan bahwa protokol kesehatan harus selalu dijalankan selama di lingkungan rumah sakit, termasuk oleh pasien dan pengunjung rumah sakit. ”Harapannya kita bisa memproteksi diri sendiri dan staf kita terhadap bahaya Covid-19,” ucap dr Zainal, yang pada kesempatan tersebut turut didampingi oleh anggota Dewan Pengawas RSUP HAM dr Supredo Kembaren SpB. Ditambahkan juga oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP HAM Drs Jintan Ginting Apt MKes, pelaksanaan protokol kesehatan ini diharapkan tidak menjadi beban bagi siapapun. Petugas pelayanan di rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini pun diminta bisa menjadi contoh teladan bagi para pasien dan pengunjung agar protokol kesehatan dapat terlaksana dengan baik di lingkungan RSUP HAM. “Mulailah dari sendiri, dari hal-hal yang kecil, sejak sekarang. Sehingga kalau kita sudah mengikuti protokol kesehatan, tentunya pengunjung atau keluarga, ataupun pembesuk pasien akan melihat kita menggunakan itu, maka mereka akan ikut,” kata Drs Jintan. Sementara itu, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP HAM Dr dr Fajrinur M.Ked (Paru) SpP (K) mengingatkan pula bahwa kebijakan peniadaan jam besuk pasien masih berlaku selama masa pandemi Covid-19. Selain itu, setiap pasien yang dirawat inap hanya boleh didampingi oleh satu orang keluarga. Dia meminta seluruh petugas pelayanan, terutama petugas satpam bisa mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut. Sejauh ini, manajemen RSUP HAM telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah sakit. Selain menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan meniadakan jam besuk pasien, manajemen juga melakukan pemeriksaan tes Swab RT-PCR secara rutin dan vaksinasi Covid-19 terhadap seluruh petugas pelayanan dan pegawai yang bekerja di rumah sakit terakreditasi Joint Commission International ini. (humas/ade)

RSUP HAM Sosialisasikan Pelayanan Poli Kecantikan IRJ

Medan – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) menyosialisasikan pelayanan Poli Kecantikan di Instalasi Rawat Jalan (IRJ) RSUP HAM, Senin (24/05/2021). Sosialisasi ini disampaikan oleh Ketua Kelompok Staf Medis (KSM) Kulit dan Kelamin dr Kristo Alberto Nababan SpKK (K) kepada para pengunjung IRJ RSUP HAM area loket pendaftaran, bersama dengan Direktur Utama dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) dan jajaran direksi. Disampaikan oleh dr Kristo, saat ini Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP HAM mampu melakukan banyak pelayanan, salah satunya adalah tindakan di Poli Kecantikan. Untuk pelayanan tersebut, saat ini sudah tersedia sejumlah peralatan medis, di antaranya mampu melakukan deteksi alergi kosmetik dan alergi obat pada kulit. “Untuk kecantikan, banyak alat-alat yang kita punya. Jadi, RSUP HAM ini sudah ada tindakan untuk membuat penampilan lebih baik, untuk bisa tampil ke depan lebih cantik, lebih elegan, dan lebih segar,” jelas dr Kristo kepada para pengunjung IRJ RSUP HAM. Pelayanan Poli Kecantikan ini sendiri, selain bisa dilakukan di Poliklinik Kulit dan Kelamin yang berada di Lantai 4 Gedung IRJ RSUP HAM, juga tersedia di Gedung Paviliun Instalasi Pelayanan Eksekutif RSUP HAM dengan fasilitas ruang perawatan eksekutif. “Jadi, di RSUP HAM, selain pelayanan penyakit kulit biasa, bisa juga dilakukan perawatan atau penatalaksanaan penyakit kulit berupa kecantikan,” tambah dr Kristo lagi. Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama dr Zainal bersama dengan anggota Dewan Pengawas RSUP HAM dr Supredo Kembaren SpB turut memberikan sambutan. Selain itu, dr Zainal juga menyampaikan tentang fasilitas pendaftaran poliklinik rawat jalan secara online yang sekarang sudah tersedia di rumah sakit terakreditasi Joint Commission International ini. Pendaftaran online ini bisa dilakukan melalui situs regonline.rsham.go.id. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dr Zainal bersama para direksi ke Poli Kecantikan di Gedung Paviliun Instalasi Pelayanan Eksekutif RSUP HAM. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengecek kesiapan Poli Kecantikan RSUP HAM untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pasien yang datang berobat ke rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini. (humas/ade)

RSUP HAM Gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1442 H Secara Virtual, Dihadiri Mantan Direksi

Medan – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) menggelar silaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah atau halal bihalal secara virtual dari Aula Gedung Administrasi RSUP HAM, Jumat (21/05/2021). Sejumlah mantan direksi di rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini turut hadir melalui aplikasi meeting online. Kegiatan sendiri diawali dengan kata sambutan dari Direktur Utama RSUP HAM dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) yang menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1442 H kepada seluruh pegawai RSUP HAM dan para undangan yang turut hadir. “Saya atas nama Direktur Utama RSUP HAM sudah sepantasnya saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada hadirin semua,” ucap dr Zainal dalam sambutannya. Pada kesempatan itu, dr Zainal juga memberikan kesempatan kepada para mantan direksi RSUP HAM yang hadir untuk menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1442 H secara virtual kepada seluruh pegawai. Di antaranya dr Azwan Hakmi Lubis SpA MKes (Direktur Utama periode 2010-2013), dr Lukmanul Hakim Nasution SpKK (Direktur Utama periode 2013-2014), dan dr Bambang Prabowo MKes (Direktur Utama periode 2016-2020). Selain itu, ada pula mantan Direktur SDM dan Pendidikan periode 2013-2018 dr Purnamawati MARS, serta mantan Direktur Umum dan Operasional periode 2013-2018 Syamsudin Angkat SH SE MM. Kemudian, para perawat yang bertugas di Ruang Isolasi Tekanan Negatif (RITN) RSUP HAM juga diberi kesempatan untuk menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1442 H secara daring langsung dari ruangan perawatan pasien Covid-19 tersebut. Kegiatan halal bihalal RSUP HAM yang turut dihadiri oleh para direksi, ketua komite dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan rumah sakit terakreditasi Joint Commission International ini pun dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh qory internasional Ustad H Darwin Hasibuan Sag. Kemudian, Ustad Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg menyampaikan ceramah yang ditutup dengan doa. (humas/ade)