Dirjen Yankes Kemenkes Kunjungi Layanan RS Adam Malik: Banyak Perubahan

Rabu, 3 April 2024 / Medan – Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Azhar Jaya SH SKM MARS datang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RS Adam Malik), Rabu (3/4/2024). Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) bersama jajaran direksi dan manajemen turut mendampinginya ketika mengunjungi sejumlah layanan kesehatan di RS Adam Malik. Dalam kunjungan ini, dr Azhar memberikan apresiasi kepada manajemen RS Adam Malik, karena sudah banyak dilakukan perubahan sehingga layanannya bisa menjadi lebih baik. “Saya sampaikan apresiasi yang besar, karena RS Adam Malik terus berbenah dan selalu ada perubahan. Dulu paling bagus adalah layanan jantung. Makin ke sini, sudah banyak perbaikan layanan yang lainnya,” ungkap dr Azhar memberikan komentar. Bersama direksi dan jajaran manajemen, dr Azhar langsung hadir berkeliling ke sejumlah gedung pelayanan di lokasi RS Adam Malik. Mulai dari Gedung Rawat Jalan, Gedung Gawat Darurat, Gedung Central Medical Unit (CMU), Gedung Pelayanan Eksekutif (Paviliun), Gedung Rawat Inap, serta Gedung Pusat Jantung Terpadu (PJT) yang merupakan salah satu layanan unggulan di rumah sakit vertikal Kemenkes RI ini. Beberapa layanan yang dikunjungi adalah layanan rawat jalan hingga layanan radioterapi yang dilengkapi sejumlah alat kesehatan canggih, seperti brachytherapy dan linear accelerator (linac) untuk pemeriksaan kanker. Lalu, dr Azhar juga mengunjungi ruang operasi MOT (Modular Operating Theatre) yang baru selesai dibangun, serta pelayanan eksekutif yang menyediakan layanan Medical Check-Up (MCU), Poliklinik Eksekutif, hingga ruang rawat inap VIP dan VVIP. Dr Azhar berharap RS Adam Malik bisa terus mengembangkan layanan, termasuk layanan eksekutif yang diperuntukkan bagi pasien non-JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Selain itu, tentu juga tetap mengutamakan peningkatan kualitas layanan bagi semua pasien, termasuk pasien JKN atau BPJS. “Rumah sakit ini harus terus dibangun, pelayanan harus ditingkatkan dengan memastikan kepuasan pasien, dan mengikuti perkembangan teknologi,” ucap dr Azhar. Dalam kesempatan yang sama, dr Azhar juga sempat berbincang dengan sejumlah pasien yang sedang menjalani perawatan di Gedung Rawat Inap Terpadu (Rindu) A dan para tenaga kesehatan yang bertugas memberikan pelayanan bagi semua pasien. Kunjungan dr Azhar ini berlangsung selama lebih dua jam, yang diakhiri dengan pertemuan bersama seluruh jajaran manajemen RS Adam Malik untuk memberikan pengarahan. (humas/ade)
RS Adam Malik Berhasil Lakukan Operasi Stereotaktik Tumor Biopsi Perdana

Kamis, 28 Maret 2024 / Medan – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RS Adam Malik) kembali mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan. Kali ini berhasil melakukan operasi stereotaktik tumor biopsi perdana pada bulan Februari 2024. Tindakan pembedahan pada pasien tumor otak ini dilakukan oleh KSM Bedah Saraf RS Adam Malik beserta tim dokter pada tanggal 25 Februari 2024 lalu. Operasi stereotaktik tumor biopsi ini dipandu oleh dr Tommy Rizky Hutagalung MKed SpBS FINPS sebagai Staf Ahli Bedah Saraf Neurofungsional pertama di RS Adam Malik bersama dengan tim dokter dan tenaga medis lainnya. Operasi ini dilakukan pada dua pasien dengan letak tumor otak yang dalam, sulit dijangkau, dan berada di daerah yang penting pada area otak. “Teknik operasi stereotaktik ini dilakukan dengan membuat irisan kecil dan lubang pada tengkorak untuk mengambil potongan kecil dari tumor untuk dievaluasi di bawah mikroskop, dan selama tindakan operasi, pasien dibius namun tetap sadar penuh,” kata dr Tommy memberikan keterangan terkait prosedur operasi tersebut, belum lama ini. Lebih lanjut dijelaskan oleh dr Tommy, tindakan pembedahan ini dilakukan dengan menggunakan sistem navigasi bedah yang canggih, sehingga mampu memberikan hasil yang jauh lebih akurat dibandingkan teknik lainnya. Tidak hanya pada kasus tumor otak, operasi stereotaktik juga dapat digunakan pada kasus pasien dengan masalah parkinson dan gangguan gerak. Menurut keterangan dr Tommy, operasi stereotaktik tumor biopsi ini memiliki resiko yang lebih rendah dengan durasi operasi yang lebih singkat. “Setelah operasi, pasien dapat langsung beraktivitas secara mandiri dan hanya menjalani rawatan yang singkat, sekitar 3-5 hari. Ini tentu dapat memberikan keuntungan bagi semua pihak, terutama pasien,” tambahnya. Ke depannya, operasi stereotaktik tumor biopsi ini diharapkan bisa terus dilakukan di RS Adam Malik sebagai salah satu pilihan tindakan pengobatan bagi pasien tumor otak dengan kasus yang sulit. Bukan hanya itu saja, operasi stereotaktik juga bisa menjadi solusi dalam penanganan pasien parkinson dan gangguan gerak untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. (humas/ade)
RS Adam Malik Sesuaikan Jam Pelayanan Selama Bulan Ramadan

Jumat, 8 Maret 2024 / Medan – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RS Adam Malik) menyesuaikan jam pelayanan selama bulan puasa Ramadan 1445 H pada tahun 2024 ini. Perubahan jam pelayanan ini mengikuti penyesuaian jam kerja yang berlaku selama bulan puasa setiap tahunnya, dan pada tahun 2024 ini akan berlaku mulai hari Rabu, tanggal 13 Maret 2024 mendatang. Namun, meskipun ada penyesuaian jam, pelayanan di RS Adam Malik dipastikan akan tetap berjalan seperti biasanya. “RS Adam Malik akan tetap melakukan pelayanan seperti biasa, tapi dengan sedikit penyesuaian waktu selama bulan Ramadan ini. Mulai tanggal 13 Maret 2024 nanti, pelayanan di Instalasi Rawat Jalan (IRJ) akan dibuka pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB,” jelas Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak SSos MIKom. Jadwal tersebut berlaku setiap hari Senin-Kamis, sedangkan pada hari Jumat pelayanan di IRJ RS Adam Malik akan berlangsung sampai pukul 15.30 WIB. Pendaftaran pasien untuk mendapatkan pelayanan di setiap poliklinik sendiri dibuka pukul 07.30 – 13.00 WIB. Jadwal yang sama juga berlaku untuk layanan lain, seperti pemeriksaan penunjang. Sedangkan layanan tertentu yang sudah dijadwalkan untuk setiap pasien akan tetap mengikuti jadwalnya. Sementara itu, pelayanan di Instalasi Gawat Darurat akan tetap berjalan seperti biasa selama 24 jam setiap hari. Kemudian, untuk layanan rujukan pasien dari rumah sakit lain juga tetap melalui aplikasi Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute) dan Call Center WA 081254494677 selama 24 jam. Sedangkan untuk rujukan pasien kegawatan jantung, dapat menghubungi Call Center 081210003133, baik melalui panggilan telepon atau pesan WhatsApp. Seperti diketahui, umat Muslim akan menunaikan ibadah puasa Ramadan 1445 H mulai Selasa, 12 Maret 2024. Namun, dikarenakan hari tersebut merupakan cuti bersama setelah libur Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 pada Senin, 11 Maret 2024, maka IRJ RS Adam Malik baru dibuka kembali pada Rabu, 13 Maret 2024. Pada kesempatan ini, manajemen RS Adam Malik juga tak lupa mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan kepada umat Muslim. (humas/ade)
RS Adam Malik Peringati Isra’ Mi’raj dan Sambut Bulan Ramadhan 1445 H

Rabu, 6 Maret 2024 / Medan – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RS Adam Malik) menggelar acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Iman RS Adam Malik, Rabu (6/3/2024). Acara pengajian ini sekaligus menyambut bulan Ramadhan 1445 H dengan diikuti oleh para pegawai Muslim di lingkungan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini. Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) turut hadir langsung dan membuka acara pengajian ini. “Ini bagian dari upaya kita menyemarakkan syiar-syiar Islam di rumah sakit ini, di tengah-tengah pekerjaan kita yang akhir-akhir ini sudah semakin sibuk, tapi kita masih menyempatkan diri mengikuti acara keagamaan,” kata dr Zainal. Pada kesempatan tersebut, atas nama manajemen RSUP HAM, dr Zainal juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1445 H kepada para pegawai beragama Islam dan jamaah lainnya di Masjid Nurul Iman RSUP HAM. “Selamat menjalani ibadah puasa. Saya sebagai pimpinan rumah sakit ini menyampaikan permohonan maaf,” ucapnya. Sebelumnya, acara pengajian dengan tema “Berakhlak dan Istiqomah dalam Kebaikan” ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh qori Ustaz Syaiful Syafi’i. Kemudian, dilanjutkan dengan laporan dari Majelis Kegiatan Rohani Islam (MKRI) RS Adam Malik selaku pelaksana kesegiatan, yang disampaikan oleh Ketua Prof Dr dr Ridha Dharmajaya SpBS(K). Selanjutnya acara utama ceramah agama oleh Ustaz Dr H Muhammad Saleh Daulay SHI MA dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara yang menyampaikan tentang hikmah perjalanan isra’ mi’raj dan ibadah di bulan suci Ramadhan yang akan segera datang. Setelahnya, acara pengajian dilanjutkan dengan salat Zuhur berjamaah dan makan bersama. Dalam kegiatan ini, turut hadir pula Direktur Pelaksana Keuangan dan Layanan Operasional RS Adam Malik Drs Sudarto MM, Ketua Badan Kenaziran Masjid Nurul Iman Mukhtar Rahmad Sedayu SSt MKes, Sekretaris MKRI Dr dr Kamal Basri Siregar MKed(Surg) SpB(K)Onk FICS MHKes, serta jajaran manajemen dan para pegawai RS Adam Malik. (humas/ade)
RS Adam Malik Lakukan Operasi Transplantasi Ginjal Ke-7, Selanjutnya Bisa Mandiri

Senin, 4 Maret 2024 / Medan – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RS Adam Malik) kembali melanjutkan program transplantasi ginjal pada Senin (4/3/2024). Operasi cangkok ginjal ini merupakan yang ketujuh kalinya dilakukan di rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ini, dan selanjutnya dinyatakan sudah bisa melakukan operasi tersebut secara mandiri. Sejauh ini, operasi transplantasi ginjal dilakukan oleh Tim Transplantasi Ginjal RS Adam Malik dengan pendampingan dari Tim Transplantasi Ginjal RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta sebagai rumah sakit pengampu nasional layanan uronefrologi. Namun, setelah operasi transplantasi ginjal yang ketujuh ini, selanjutnya RS Adam Malik sudah bisa mandiri. “Hari ini kami telah menyelesaikan pengampuan di RS Adam Malik, transplantasi ginjal yang ketujuh. Alhamdulillah pada hari ini RS Adam Malik sudah bisa mandiri. Mudah-mudahan atas dukungan dari manajemen, perkembangan layanan transplantasi ginjal di RS Adam Malik akan berjalan dengan baik dan lebih cepat. Selamat,” ucap Prof Dr dr Nur Rasyid SpU(K) dari Tim Transplantasi Ginjal RSCM Jakarta setelah operasi pada Senin (4/3/2024). Atas pencapaian ini, Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Transplantasi Ginjal RSCM Jakarta atas bimbingannya selama ini. Hingga saat ini, RS Adam Malik sudah melakukan tujuh kali operasi transplantasi ginjal sejak tahun 2017 di bawah bimbingan tim RSCM Jakarta. Sebelumnya, sempat vakum selama pandemi Covid-19 dan aktif kembali pada akhir 2023 lalu. “Terima kasih yang pertama sekali saya ucapkan buat tim RSCM atas bantuan yang saya rasa sudah bertahun-tahun, walaupun dipotong oleh Covid-19 tapi kita terus berkomitmen untuk melaksanakan transplantasi ginjal di RS Adam Malik. Alhamdulillah hari ini kami sudah bisa mandiri,” kata dr Zainal yang juga menegaskan bahwa layanan transplantasi ginjal ini sejalan dengan program transformasi kesehatan yang sudah dicanangkan oleh Menteri Kesehatan RI. Operasi transplantasi ginjal yang ketujuh di RS Adam Malik ini dilakukan di ruang Kamar Bedah Emergency (KBE) Gedung Instalasi Gawat Darurat RS Adam Malik sejak pukul 07.00 WIB. Pasien resipien atau penerima donor adalah laki-laki berusia 35 tahun asal Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sedangkan pendonornya juga laki-laki, usia 31 tahun. Sebelumnya, keduanya sudah berkonsultasi dan mendapat keterangan medis dari tim dokter. Operasi ini sendiri dilakukan oleh Tim Transplantasi Ginjal RS Adam Malik yang diketuai oleh dr Alwi Thamrin Nasution SpPD-KGH. Sedangkan Tim Transplantasi Ginjal dari RSCM Jakarta selaku pengampu beranggotakan sebanyak empat dokter spesialis. Selain Prof Dr dr Nur Rasyid SpU(K), turut hadir pula dr Gerhard Reinaldi Situmorang SpU(K) PhD, Dr dr Maruhum Bonar Hasiholan Marbun SpPD-KGH, dan dr Sahat Matondang SpRad(K) secara langsung. Operasi cangkok ginjal ini pun menjadi yang kedua kalinya dilakukan di RS Adam Malik pada tahun 2024. Terakhir kali terlaksana pada 5 Februari 2024, setelah sebelumnya pada 4 Desember 2023 menjadi operasi pertama usai vakum selama pandemi Covid-19. Saat ini, kedua pasien tersebut sudah menjalani rawat jalan dengan kondisi yang stabil. (humas/ade)