RS Adam Malik dan Tim Dokter Arab Saudi Selesaikan 35 Operasi Jantung pada Tahap 3

Medan, 14 Agustus 2024 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik bersama tim dokter King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief) dari Arab Saudi berhasil menyelesaikan operasi jantung terhadap 35 pasien dalam program tahap ketiga selama sepekan terakhir. Misi operasi jantung tahap ketiga sekaligus program alih iptek kerja sama dengan Arab Saudi tersebut berlangsung di Pusat Jantung Terpadu RS Adam Malik pada 6-13 Agustus 2024. Direktur Utama RS Adam Malik yang diwakili oleh Direktur Medik dan Keperawatan dr Otman Siregar SpOT(K) menyampaikan program tahap ketiga kerja sama dengan KSRelief ini melakukan operasi jantung terhadap pasien dewasa. “Misi kunjungan kali ini melakukan operasi jantung terbuka untuk pasien-pasien dewasa, untuk pasien jantung kompleks, dan prosedur kateterisasi atau non-bedah untuk kasus-kasus yang kompleks juga,” jelasnya. Operasi bedah jantung dijalani 16 pasien dewasa, di antaranya tindakan mitral valve repair (perbaikan katup mitral di jantung), double valve replacement (penggantian kedua katup mitral dan aorta di jantung), dan CABG (Coronary Artery Bypass Graft) atau operasi bypass jantung. Lalu, 19 pasien menjalani kateterisasi jantung dengan tindakan seperti percutaneous coronary intervention atau prosedur melebarkan pembuluh darah, rotablator untuk mengikis plak di pembuluh darah, dan ballon mitral valvuloplasty untuk memperlebar penyempitan katup mitral. Kerja sama operasi jantung dengan KSRelief ini pun memberikan banyak manfaat, terutama bagi pasien dan juga rumah sakit. Selain alih iptek untuk peningkatan kapasitas SDM, program ini juga membantu mempercepat penanganan pasien. “Untuk kasus sangat sulit, selama ini kita rujuk ke RS Harapan Kita di Jakarta. Namun adanya program ini, banyak kasus sulit yang dapat ditangani langsung di Medan. Selain membawa tim dokter yang expert (pakar), KSRelief juga membawa bahan medis habis pakai untuk program operasi ini,” kata dr Otman menambahkan. Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia pun turut memberikan apresiasi atas program operasi jantung kerja sama dengan KSRelief di RS Adam Malik ini. “Saya berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut di masa depan,” ungkap Wamenkes RI Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD PhD bersama Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah H Amodi dalam teleconference secara daring dari Jakarta bersama seluruh tim medis operasi jantung di Pusat Jantung Terpadu RS Adam Malik. Program operasi jantung tahap ketiga ini juga sempat ditinjau oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dr Azhar Jaya SKM MARS. Sedangkan Menteri Kesehatan RI Ir Budi Gunadi Sadikin SSi CHFC CLU datang berkunjung bersama Dubes Arab Saudi pada tahap kedua bulan Juni 2024 lalu, di mana berhasil melakukan operasi bedah jantung pada 25 pasien anak dengan kasus jantung bawaan berat. Sementara tahap pertama berlangsung pada bulan Mei 2024 dengan 10 pasien bedah jantung dewasa dan 31 pasien kateterisasi jantung. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
Wamenkes RI dan Dubes Arab Saudi Apresiasi Misi Operasi Jantung di RS Adam Malik

Medan, 13 Agustus 2024 – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dan Duta Besar (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia memberikan apresiasi atas program operasi jantung tahap tiga kerja sama dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief) di RS Adam Malik. Apresiasi itu disampaikan dalam teleconference secara daring dari Jakarta bersama tim medis KSRelief di Pusat Jantung Terpadu RS Adam Malik, Selasa (13/8/2024). Wamenkes RI Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD PhD menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi dan KSRelief atas dukungan dalam program operasi jantung ini, mulai dari tahap pertama pada Mei 2024, tahap kedua pada Juni 2024, dan tahap ketiga yang berlangsung sejak tanggal 6 Agustus 2024 lalu. “Saya berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut di masa depan,” ungkap Wamenkes RI secara daring. Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah H Amodi menyebut misi operasi jantung dari KSRelief bekerja sama dengan RS Adam Malik ini merupakan program kemanusiaan dari Kerajaan Arab Saudi untuk masyarakat dunia, termasuk Indonesia. “Ini menjadi komitmen Arab Saudi dalam menjalankan program kemanusiaan untuk dunia internasional. Misi ini juga menunjukkan hubungan baik antara kedua negara, Arab Saudi dan Indonesia,” ucapnya pula. Sementara itu, Direktur Utama RS Adam Malik yang diwakili oleh Direktur Medik dan Keperawatan dr Otman Siregar SpOT(K) melaporkan bahwa program operasi jantung tahap tiga kerja sama dengan KSRelief ini telah berjalan dengan lancar. “Tim RS Adam Malik bersama tim KSRelief sudah melakukan operasi bedah jantung kompleks dengan tingkat sulit, selain juga beberapa tindakan non-bedah kateterisasi jantung,” jelas dr Otman. Pada kesempatan itu, dr Otman pun menyampaikan terima kasih kepada Raja Salman dan Pangeran Mohammed bin Salman atas bantuan melalui KSRelief dalam program operasi jantung ini. Selain itu, juga ucapan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, serta seluruh pihak, terutama RSJPD Harapan Kita selaku pengampu nasional layanan jantung dan Bea Cukai Kualanamu yang membantu perizinan bahan medis masuk ke Indonesia. Teleconference ini sendiri turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dr Azhar Jaya SKM MARS dan Direktur Utama RSJPD Harapan Kita Dr dr Iwan Dakota SpJP(K) MARS FIHA FESC FACC FSCAI secara daring. Sedangkan di Medan hadir pula jajaran direksi, manajemen dan tim dokter jantung RS Adam Malik, bersama dengan tim KSRelief dari Arab Saudi yang dipimpin Project Manager Turki Alharbi. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
Rayakan HUT 31, RS Adam Malik Gelar Baksos Kesehatan Bersama Lantamal I Belawan

Medan, 10 Agustus 2024 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik bekerja sama dengan Pangkalan Utama Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan menggelar pengabdian masyarakat bakti sosial (baksos) kesehatan di Belawan, Medan, Sabtu (10/8/2024). Kegiatan ini masih dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 RS Adam Malik. Dalam kegiatan ini, diselenggarakan berbagai acara kesehatan. Salah satunya penyuluhan kesehatan tentang kanker payudara, kanker tulang, penyakit jantung, dan gizi seimbang, yang dibawakan oleh para narasumber dokter spesialis di bidangnya masing-masing, serta ahli gizi dari RS Adam Malik. Penyuluhan kesehatan ini diikuti oleh jajaran prajurit Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) dan PNS Lantamal I Belawan, serta anggota Jalasenastri Korcab I DJA I. “Kami melihat semua peserta yang mengikuti kegiatan ini cukup antusias, karena memahami bahwa penyakit tersebut bisa dicegah dan diatasi,” ungkap Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) yang membuka kegiatan ini bersama dengan Komandan Lantamal I Belawan Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba SE CHRMP diwakili oleh Wakil Komandan (Wadan) Lantamal I Belawan Kolonel Laut (P) Siswo Widodo ST. Selain penyuluhan kesehatan di Gedung Jos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal I Belawan tersebut, RS Adam Malik juga mengadakan kegiatan donor darah di RS Lantamal I dr Komang Makes yang diikuti oleh para prajurit Lantamal I Belawan dan tenaga kesehatan di RS TNI AL itu. Kemudian, ada pula pemeriksaan kesehatan di GOR Komplek TNI AL Ikan Lumba-Lumba Belawan yang diperuntukkan bagi masyarakat Belawan dan sekitarnya. Wadan Lantamal I Belawan sendiri menyebut pihaknya sangat mendukung kegiatan baksos kesehatan seperti ini. Menurutnya, kegiatan ini dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam mencegah penyakit dan menjaga kesehatan. Selain itu, sekaligus juga sebagai bentuk kolaborasi bersama para pemangku kepentingan. “Harapannya sinergitas ini dapat terjalin terus, di mana dalam bidang kesehatan, bersama RS Adam Malik,” kata Kolonel Siswo. Sebelumnya, RS Adam Malik menggelar puncak perayaan HUT ke-31 yang dihadiri Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dr Azhar Jaya SKM MARS pada Kamis (8/8/2024). Pada kesempatan itu, sekaligus meresmikan Gedung Pelatihan Telerobotic Surgery dan layanan transplantasi ginjal mandiri, serta meninjau program bedah jantung kerja sama King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief) dari Arab Saudi. Puncak perayaan HUT ke-31 RS Adam Malik itu diramaikan dengan bazaar yang diikuti oleh para pegawai, serta pengumuman para pemenang lomba yang diadakan sebelumnya. Serangkaian kegiatan telah digelar dalam rangka HUT ke-31 ini, mulai dari seminar ilmiah yang diikuti perwakilan rumah sakit umum daerah (RSUD) se-Sumatera Utara dan Aceh, talkshow kesehatan secara live bersama TVRI Sumut, bakti sosial, dan perlombaan olahraga. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
Rayakan HUT 31 RS Adam Malik, Dirjen Yankes Resmikan Gedung Telerobotic Surgery dan Transplantasi Ginjal Mandiri

Medan, 8 Agustus 2024 – Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Azhar Jaya SKM MARS meresmikan Gedung Pelatihan Telerobotic Surgery dan layanan transplantasi ginjal mandiri di Rumah Sakit (RS) Adam Malik, Kamis (8/8/2024). Peresmian ini sekaligus dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 RS Adam Malik yang dipusatkan di halaman Gedung Administrasi rumah sakit vertikal Kemenkes RI ini. “Dari tahun ke tahun, RS Adam Malik terus berkembang dan berbenah. Saya turut bangga atas pencapaiannya tahun ini, di antaranya telah menjalankan program transplantasi ginjal secara mandiri dan punya gedung untuk program telerobotic surgery. Pusat pelatihan telerobotic surgery ini hanya ada empat di Indonesia, di Bandung, Yogyakarta, Medan dan Makassar,” ungkap Dirjen Yankes didampingi Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K). Pada kesempatan itu, Dirjen Yankes meninjau langsung bangunan tersebut bersama jajaran direksi RS Adam Malik dan Ketua Dewan Pengawas Dr dr Anwar Santoso SpJP(K). Gedung ini nantinya akan menjadi salah satu pusat pelatihan program telerobotic surgery di Indonesia. Sebelumnya, teknologi telerobotic surgery ini sudah diuji coba di Bandung dan Yogyakarta. Sedangkan untuk RS Adam Malik, peralatannya direncanakan akan tersedia pada tahun ini. Kemudian, Dirjen Yankes juga berkesempatan melakukan pencanangan program transplantasi ginjal secara mandiri di RS Adam Malik. Rumah sakit tipe A ini sendiri sudah memulai layanan transplantasi ginjal sejak 2017 silam dengan pendampingan dari RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Pada bulan Mei 2024, RS Adam Malik pun ditetapkan mandiri dalam program transplantasi ginjal, dan sampai saat ini secara total sudah melakukan sembilan kali operasi. Dirjen Yankes juga sempat meninjau langsung program operasi bedah jantung kerja sama dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief) dari Arab Saudi di Pusat Jantung Terpadu RS Adam Malik. Pada kesempatan itu, Dirjen Yankes menyempatkan waktunya untuk berbincang dengan tim medis KSRelief dan tim medis RS Adam Malik, sebelum mengunjungi sejumlah pasien yang menjalani operasi bedah jantung dalam program ini. “Kerja sama ini sangat bagus untuk tim medis RS Adam Malik, karena menjadi bagian dari transformasi kesehatan dengan mempelajari teknologi sekaligus meningkatkan kemampuan para dokter. Bantuan dari Arab Saudi ini tidak hanya mengirim tim medis mereka, tetapi juga sejumlah peralatan dan bahan medis untuk membantu pasien yang memiliki kasus jantung tingkat kesulitan tinggi. Maka, skill dokter RS Adam Malik dapat meningkat,” kata Dirjen Yankes. Selanjutnya, Dirjen Yankes turut menghadiri acara puncak perayaan HUT ke-31 RS Adam Malik, yang diramaikan dengan bazaar diikuti oleh para pegawai. Sebelumnya, serangkaian kegiatan juga telah digelar, mulai dari seminar ilmiah yang diikuti perwakilan rumah sakit umum daerah (RSUD) se-Sumatera Utara dan Aceh, talkshow kesehatan secara live bersama TVRI Sumut, pengabdian masyarakat seperti khitan massal, donor darah, penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan, serta sejumlah perlombaan olahraga. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
RS Adam Malik Bekali Faskes Se-Kota Medan dengan Aplikasi SIHAKA

Medan, 7 Agustus 2024 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik membekali fasilitas kesehatan (faskes) se-Kota Medan dalam penggunaan aplikasi SIHAKA untuk pencatatan laporan pemeriksaan kesehatan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) pada bayi baru lahir. Kegiatan berupa bimbingan teknis ini digelar di Aula Gedung Administrasi RS Adam Malik, dan telah berjalan dalam dua tahap, di mana tahap kedua berlangsung pada Rabu (7/8/2024). Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) menjelaskan bahwa SHK merupakan salah satu pemeriksaan yang wajib dilakukan oleh setiap faskes terhadap bayi baru lahir melalui sampel darahnya. Pemeriksaan kekurangan hormon tiroid ini dilakukan untuk memilah kasus kekurangan hipotiroid kongenital sedari dini, sehingga dapat mengurangi risiko kecacatan dan gangguan tumbuh kembang pada anak. “Selama ini kita kesulitan dalam kelengkapan data, kemudian follow up data, baik dari rumah sakit maupun dari faskes pengirim. Oleh sebab itu, RS Adam Malik meluncurkan inovasi aplikasi SIHAKA, dan ini akan memudahkan bagi faskes pengirim sampel dan RS Adam Malik (sebagai penguji sampel). Dengan harapan, angka reject (penolakan) sampel yang tinggi di Sumatera Utara bisa teratasi, karena semua orang bisa melihat data tersebut,” jelas dr Zainal. Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan yang diwakili oleh Ummi Iwanah Suryati SKM yang turut hadir alam acara ini pun menyampaikan apresiasi kepada RS Adam Malik atas inovasi teknologi dalam pelayanan kesehatan berupa aplikasi SIHAKA ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada RS Adam Malik atas dukungan sosialisasi aplikasi SIHAKA ini. Saya berharap seluruh peserta yang hadir dapat lebih aktif dalam kegiatan sosialisasi ini,” ungkap Ummi pula. Aplikasi SIHAKA dikembangkan oleh tim Instalasi SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) RS Adam Malik untuk membantu pencatatan laporan SHK dari setiap faskes yang mengirimkan sampelnya untuk diperiksa di laboratorium terpadu rumah sakit vertikal ini. RS Adam Malik sendiri telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai laboratorium rujukan pemeriksaan SHK untuk wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Plh Kepala Instalasi SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) RS Adam Malik M Hafizullah Aulia menyebut aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan setiap faskes, sekaligus dapat meningkatkan tertib administrasi pada pelaporan SHK. “Setelah sosialisasi, diharapkan aplikasi SIHAKA sudah dapat digunakan oleh para peserta, dan bisa mendapatkan hasil dari pengisian masing-masing klinik ataupun rumah sakit,” ucapnya. Kegiatan bimbingan teknis aplikasi SIHAKA tahap kedua ini dipandu oleh Kepala Sub Instalasi Pengelolaan Operasional Sistem RS Adam Malik Fuji Ramadhani dan diikuti oleh 82 peserta. Sedangkan tahap pertama pada 31 Juli 2024 lalu diikuti sebanyak 73 peserta. Para peserta ini merupakan perwakilan dari rumah sakit daerah, rumah sakit swasta, puskesmas, klinik kesehatan, dan praktek bidan se-Kota Medan. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.