Indeks Kepuasan Masyarakat – April 2026
RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS: Harapan Baru untuk Pemulihan Pasien Neurologi

Medan, 24 April 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik sebagai rumah sakit rujukan terakhir di wilayah Sumatera bagian utara terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik, termasuk melalui berbagai inovasi layanan. Terbaru, RS Adam Malik menghadirkan teknologi modern bernama Transcranial Magnetic Stimulation (TMS). Alat canggih ini bisa menjadi harapan baru untuk penanganan dan pemulihan pasien neurologi, termasuk juga psikiatri. Dijelaskan oleh dokter spesialis neurologi RS Adam Malik, dr. Suska Lara Br Ginting, M.Ked(Neu), Sp.N, TMS merupakan teknologi modern yang digunakan melalui metode terapi non-invasif, dengan memanfaatkan energi magnet untuk membantu penanganan berbagai gangguan pada pasien neurologi dan psikiatri. “TMS ini alat stimulasi dengan menggunakan energi magnet. Alat ini aman, dan juga non-invasif, sehingga tidak membutuhkan tindakan operasi,” ucapnya. Lebih lanjut, dr. Suska menjelaskan bahwa TMS dapat digunakan pada pasien dengan berbagai kondisi, seperti pasien stroke dengan gangguan bicara, kelemahan anggota gerak, hingga gangguan fungsi kognitif. Selain itu, TMS juga efektif untuk mengatasi nyeri kronis seperti migrain, dan nyeri neuropati pada pasien neurologi atau penyakit saraf. “Di bidang psikiatri, TMS digunakan untuk membantu pasien dengan gangguan kecemasan dan depresi. Alat ini juga sudah banyak dimanfaatkan untuk menangani pasien dengan ketergantungan rokok maupun adiksi vape,” kata dr. Suska menambahkan keterangannya. Manfaat TMS ini pun sudah dirasakan langsung oleh pasien RS Adam Malik, Hardianto (38 tahun). Pasien pasca stroke iskemik akut ini mengaku merasakan perubahan positif setelah menjalani terapi TMS. Menurutnya, saraf-saraf pada bagian tubuh yang sebelumnya lemah dan mengalami penurunan gangguan kecemasan kini mulai memberikan respons. “Saya merasakan kedutan saraf di bagian tangan yang lemah, dan gangguan cemas yang saya alami setelah stroke berangsur pulih. Kualitas hidup saya menjadi lebih baik,” ujar Hardianto saat ditemui setelah menjalani terapi TMS di Gedung Paviliun RS Adam Malik belum lama ini. Hal serupa juga disampaikan oleh Palti Siregar (63 tahun), yang mengalami stroke ringan sejak lima tahun lalu. Ia menyebut merasakan peningkatan signifikan pada kekuatan tangan kanannya setelah menjalani terapi TMS. “Setelah beberapa kali terapi, kekuatan tangan saya meningkat. Dulu hanya mampu membawa beban dalam jarak sekitar 200 meter, sekarang bisa hingga sekitar 2 kilometer. Ini sangat membantu proses pemulihan saya,” ungkapnya. Menurut Palti, TMS sudah memberikan manfaat yang lebih terasa dibandingkan terapi lain yang pernah dijalaninya. Ia pun mengapresiasi upaya RS Adam Malik dan pemerintah untuk menghadirkan layanan ini bagi masyarakat. Palti berharap pasien lain dengan keluhan yang sama juga bisa memanfaatkan alat TMS yang tersedia di RS Adam Malik ini. Teknologi TMS ini sendiri diharapkan dapat melengkapi kemampuan layanan neurologi di RS Adam Malik. Apalagi, layanan neuro science saat ini menjadi salah satu layanan unggulan bersama dengan layanan kardiologi (jantung) dan layanan onkologi (kanker) di rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini. (humas/ayu/han) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
RS Adam Malik Jalani Visitasi dari World Stroke Organization untuk Layanan Stroke

Medan, 11 April 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik menjalani visitasi dari organisasasi internasional yang berfokus pada penanggulangan stroke, World Stroke Organization (WSO), Jumat (10/4/2026). Kunjungan WSO bekerja sama dengan National Neuroscience Institute (NNI) Singapura ini dalam rangka proses sertifikasi layanan advanced stroke di RS Adam Malik, sebagai upaya peningkatan mutu layanan stroke yang sesuai dengan standar internasional. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Medik dan Keperawatan RS Adam Malik Dr. dr. Otman Siregar, Sp.OT(K), Spine, MH menegaskan bahwa layanan neurologi atau layanan stroke menjadi salah satu dari tiga layanan unggulan di RS Adam Malik, bersama dengan layanan kardiologi (jantung) dan layanan onkologi (kanker). “Saya percaya kunjungan WSO ini akan memberikan banyak keuntungan bagi kami untuk terus mengembangkan layanan yang lebih baik dalam penanganan stroke,” ucap dr. Otman dalam sambutannya saat menerima kedatangan tim WSO dan NNI. Perwakilan dari WSO, Prof. Deidre Anne De Silva mengatakan bahwa kegiatan visitasi ini dilakukan untuk meninjau kesiapan dan kelayakan RS Adam Malik dalam memberikan layanan stroke di tingkat yang lebih tinggi (advanced stroke). Dalam kunjungan ini, tim WSO bersama NNI bertemu dengan tim dokter neurologi RS Adam Malik untuk melihat peran yang dijalankan dan fasilitas yang tersedia, serta mengulas catatan kasus stroke yang telah ditangani salami ini. Selain itu, Prof Deidre dan tim juga melakukan hospital tour ke sejumlah unit layanan terkait di RS Adam Malik. Mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi Diagnostik Terpadu (IDT), layanan radiologi, layanan rehabilitasi medik, Ruang Rawat Inap Stroke (Rindu A1), serta Cath Lab di Gedung Pusat Jantung Terpadu (PJT). Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk melihat secara langsung alur pelayanan pasien stroke di RS Adam Malik, serta memastikan standar pelayanan yang dilakukan telah sesuai dengan kriteria internasional yang ditetapkan oleh WSO. Melalui kegiatan visitasi ini, RS Adam Malik berharap bisa mendapatkan banyak masukan untuk mencapai sertifikasi layanan advanced stroke. Sertifikasi ini akan menjadi bentuk pengakuan atas kualitas pelayanan stroke yang diberikan RS Adam Malik, sekaligus merupakan komitmen rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini untuk meningkatkan pelayanan terbaik dan paripurna, terutama dalam penanganan stroke di Sumatera Utara dan sekitarnya. (humas/ade/han) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
Dorong Penurunan Kasus, RS Adam Malik Lakukan Imunisasi Campak Bagi Nakes

Medan, 10 April 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik melakukan imunisasi campak rubella (MR) bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes), Jumat (10/4/2026). Imunisasi campak ini dilakukan sesuai program dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk menurunkan angka kasus campak di sejumlah provinsi di Indonesia. Sebanyak 160 orang nakes RS Adam Malik mengikuti imunisasi ini secara serentak bersamaan dengan nakes di sejumlah provinsi lainnya. “Kami sangat menyambut baik upaya pemberian imunisasi campak bagi tenaga medis dan nakes sebagai upaya perlindungan terhadap campak dan mempercepat penanggulangan campak di masyarakat. Kami mengapresiasi langkah cepat dari Kemenkes RI, serta Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan Kota Medan untuk penyediaan vaksin MR,” ucap Direktur Utama RS Adam Malik dr. Zainal Safri, M.Ked(PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP(K). Dijelaskannya lebih lanjut, RS Adam Malik sudah menerima sebanyak 16 vial vaksin MR dari Dinas Kesehatan Kota Medan. Vaksin ini akan diberikan kepada 160 tenaga medis dan nakes yang akan menjalani imunisasi campak pada tahap pertama dalam momen pencanangan pelaksanaan imunisasi campak bagi nakes. Selanjutnya, dr. Zainal berharap seluruh tenaga medis dan nakes di RS Adam Malik juga mendapatkan imunisasi campak ini secara bertahap. Sebelumnya secara daring, Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI dr. Andi Saguni, MA menyampaikan bahwa imunisasi campak ini merupakan upaya dari Kemenkes RI untuk melindungi para nakes yang bertugas di lapangan. “Kemenkes RI senantiasa berupaya melindungi tenaga medis dan nakes, karena merupakan kelompok yang berisiko terhadap penularan campak. Ini kita lakukan melalui pemberian imunisasi campak,” jelas dr. Andi. Disampaikan dr. Andi, pencanangan imunisasi campak bagi nakes ini dilakukan serentak di enam rumah sakit di Indonesia, termasuk RS Adam Malik. Program imunisasi campak bagi nakes ini selanjutnya akan dilaksanakan di seluruh rumah sakit Kemenkes RI dan rumah sakit umum daerah (RSUD) di 14 provinsi dengan kasus campak terbanyak saat ini. Selain itu, imunisasi campak ini juga akan diberikan bagi dokter umum dan dokter gigi internship di seluruh Indonesia. Secara detail, dr. Andi menyebut pemberian imunisasi ini akan dilakukan pada 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi. Ke-14 provinsi itu adalah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah. Kemudian, juga akan diberikan kepada 28.321 dokter umum dan dokter gigi internship di seluruh Indonesia. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
RS Adam Malik Siagakan Layanan Sepanjang Libur Nyepi dan Lebaran Idul Fitri 2026

Medan, 13 Maret 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik menyiagakan layanan kesehatan sepanjang libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Lebaran Idul Fitri 2026. Pemerintah telah menetapkan jadwal libur mulai pekan depan selama 7 (tujuh) hari dari tanggal 18-24 Maret 2026. Untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan, sekaligus mengantisipasi lonjakan pasien selama liburan, manajemen RS Adam Malik sudah menyiapkan tenaga medis dan fasilitas. “Kami sudah menyiapkan pengaturan jadwal SDM, prasarana, dan fasilitas selama masa libur dan cuti bersama, sehingga pelayanan terhadap pasien tetap berjalan optimal,” jelas Direktur Utama RS Adam Malik dr. Zainal Safri, M.Ked(PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP(K) memberikan keterangan terkait layanan kesehatan selama liburan nanti. Lebih lanjut dijelaskan oleh Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak, S.Sos, M.I.Kom, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Unit Pelayanan Khusus Kegawatan Jantung (UPK2J) di Gedung Pusat Jantung Terpadu (PJT) akan tetap dibuka selama 24 jam untuk melayani pasien-pasien emergensi sepanjang liburan Nyepi dan Idul Fitri ini. “Untuk melayani pasien di IGD, RS Adam Malik menyiagakan 5 (lima) dokter spesialis secara on-site atau bertugas langsung setiap hari. Yaitu, dokter spesialis anasthesi, dokter spesialis bedah, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak, dan dokter spesialis obgyn. Sedangkan dokter spesialis lain tetap disiagakan, yang akan bertugas secara on-call sesuai dengan kasus pasien yang ditangani,” kata Rosario menjelaskan. Tidak hanya dokter, tenaga perawat dan tenaga kesehatan lainnya juga telah disiapkan agar layanan kesehatan tetap berjalan selama liburan. “Pelayanan Kamar Operasi Emergensi juga tetap dibuka selama 24 jam, sedangkan Kamar Bedah Sentral ditutup selama hari libur nasional dan cuti bersama ini,” terang Rosario menambahkan penjelasannya. Dilanjutkannya, RS lain yang ingin merujuk pasien ke RS Adam Malik tetap bisa dilakukan sesuai prosedur biasanya, yaitu melalui aplikasi Sisrute (Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi) dengan call center 0823-6457-9103 selama 24 jam. Sementara itu, untuk pasien jantung dapat dirujuk ke UPK2J di Gedung PJT dengan call center Kegawatan Jantung 0812-1000-3133. Selain itu, layanan hemodialisis (HD) untuk pasien cuci darah dan kemoterapi one day care (ODC) untuk pasien kanker juga tetap dibuka selama liburan ini, kecuali pada hari Minggu. Namun, kedua layanan ini hanya tersedia untuk pasien-pasien yang sudah dijadwalkan sebelumnya. Kemudian, layanan radioterapi untuk pasien kanker juga akan dibuka pada tanggal 18 dan 24 Maret 2026. Sementara itu, layanan rawat jalan, poliklinik jantung di Gedung PJT, layanan eksekutif di Gedung Paviliun, serta layanan kedokteran nuklir akan tutup selama liburan ini. Meski begitu, RS Adam Malik sudah menyiapkan antisipasi bagi pasien yang membutuhkan obat-obatan kronis. “Pengambilan obat kronis yang jatuh tempo pada tanggal 18-24 Maret 2026 akan dilayani pada tanggal 16-17 Maret 2026 tanpa terkecuali,” lanjut Rosario lagi. Seluruh layanan di RS Adam Malik sendiri baru akan kembali berjalan normal seperti biasa setelah libur pada hari Rabu, tanggal 25 Maret 2026 mendatang. “Kami berharap masyarakat tetap bisa menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati selama berlibur,” pungkas Rosario menutup keterangannya kepada media. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.