Capaian Kinerja 2025, RS Adam Malik Raih 2 Penghargaan Nasional dari Kemenkes RI

Medan, 9 Februari 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik berhasil meraih 2 (dua) penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk capaian kinerja tahun 2025. Kedua penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam even 3rd RS Kemenkes Award 2026 di Jakarta pada Kamis, 5 Februari 2026. “Perjalanan kita di tahun 2025 menghasilkan dua penghargaan dari Kemenkes. Satu dari rawat jalan, dan satu lagi dari instalasi gawat darurat (IGD). Terima kasih untuk kita semua. Untuk layanan lain, kita juga sudah dekat dengan prestasi, tapi memang harus kita tingkatkan lagi, supaya bisa kita capai lebih banyak lagi tahun ini,” ucap Plt Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) memberikan keterangan pada Senin (9/2/2026). Dijelaskan dr Zainal, penghargaan yang diterima kali ini terkait dengan waktu pelayanan di instalasi rawat jalan dan IGD sepanjang tahun 2025. Penghargaan tersebut yaitu Peringkat I RS Kemenkes dengan waktu pelayanan IGD terbaik tahun 2025 Kategori RS Umum, dan Peringkat III RS Kemenkes dengan waktu pelayanan rawat jalan terbaik tahun 2025 Kategori RS Umum. “Kita mampu memenuhi target waktu pelayanan IGD di bawah empat jam, dan menjadi peringkat satu terbaik di antara seluruh RS umum di bawah Kemenkes. Sedangkan untuk pelayanan rawat jalan, kita sudah bisa memberikan pelayanan rawat jalan dalam waktu dua jam tanpa pemeriksaan penunjang. Ke depannya, paling penting adalah melakukan pemeriksaan penunjang yang lebih cepat, tanpa ada penjadwalan, jadi harus dilayani di hari yang sama,” jelas dr Zainal. Selain itu, dalam keterangannya dr Zainal juga menyinggung soal peningkatan BOR (Bed Occupancy Ratio) atau persentase pemakaian tempat tidur pasien di RS Adam Malik sepanjang tahun 2025. “Di tahun 2025, BOR kita itu sudah di atas 90 persen. Artinya, rumah sakit ini selalu terisi penuh. Kita sudah melakukan upaya untuk menambah tempat tidur, tapi baru bisa terealisasi tahun depan, atau paling cepat di akhir tahun ini,” kata dr Zainal lagi. Berdasar laporan kinerja RS Adam Malik tahun 2025, diketahui bahwa RS vertikal Kemenkes RI di Sumatera Utara dengan kapasitas 758 tempat tidur ini mencatatkan BOR 94,6 persen. Angka ini mengalami peningkatan drastis dari 84,07 persen pada tahun 2024. Namun, jumlah tersebut sudah melebihi angka BOR ideal menurut Kemenkes RI, yaitu 60-85 persen. Kemudian, jumlah kunjungan pasien IGD juga mengalami peningkatan mencapai 4 persen dibandingkan tahun 2024, dengan jumlah total 31.817 kunjungan pada tahun 2025. Sedangkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan meningkat hingga 17 persen dibandingkan tahun 2024, dengan jumlah total 392.815 kunjungan sepanjang tahun 2025. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
Hari Gizi Nasional, RS Adam Malik Edukasi Puskesmas Se-Kota Medan Terkait Stunting

Medan, 26 Januari 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik menggelar edukasi kesehatan terkait stunting dalam rangka Hari Gizi Nasional (HGN) tahun 2026 yang diperingati setiap tahun pada tanggal 25 Januari. Penyuluhan kesehatan yang diikuti oleh perwakilan Puskesmas se-Kota Medan ini difasilitasi oleh Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran Rumah Sakit (PKPRS) di Aula Gedung Administrasi RS Adam Malik, Senin (26/1/2026). Dalam sambutannya, Direktur Medik dan Keperawatan RS Adam Malik Dr dr Otman Siregar SpOT Spine MH berharap Hari Gizi Nasional ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai gizi seimbang. “Kegiatan penyuluhan kesehatan stunting ini dapat memberikan manfaat yang nyata, meningkatkan pengetahuan, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah pola hidup yang lebih sehat dan berkualitas,” ucapnya. Dalam kegiatan ini turut hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan. Sedangkan sesi utama penyuluhan kesehatan diisi oleh dr David Luther MKed(OG) SpOG(K), serta dr Tiangsa Sembiring MKed(Ped) SpA(K) dan dr Winra Pratita MKed(Ped) SpA(K), yang membahas terkait dengan pencegahan dan penanganan masalah gizi ibu dan anak. Di antaranya, terkait upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan, pemenuhan nutrisi adekuat (nutrisi seimbang) pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah stunting dan wasting (kurang gizi akut), serta tata laksana dan alur rujukan kasus stunting dan wasting. “Pemberian nutrisi dalam 1.000 HPK penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. Rekomendasi WHO adalah pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan pemberian MPASI (makanan pendamping ASI) paling lambat usia 6 bulan. Pemberian nutrisi yang seimbang dan adekuat ini akan mencegah terjadinya stunting dan gizi buruk pada anak,” kata dr Tiangsa. Kegiatan ini sendiri menegaskan komitmen RS Adam Malik sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dalam perannya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. RS vertikal Kementerian Kesehatan RI ini tidak hanya berperan dalam pelayanan pengobatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam upaya promotif dan preventif. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
RS Adam Malik Siagakan Layanan Selama Nataru, 5 Dokter Spesialis Tugas di IGD 24 Jam

Medan, 24 Desember 2025 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan tetap berjalan selama libur dan cuti bersama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini akan tetap siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan secara maksimal, dengan menugaskan 5 (lima) dokter spesialis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) setiap hari sepanjang masa liburan. “Manajemen sudah menginstruksikan kepala departemen, kepala instalasi, kepala unit pelayanan, termasuk sarana medis dan nonmedis, serta unit pendukung pelayanan lainnya untuk menyiapkan jadwal petugas selama masa liburan, serta memastikan kesiapan prasarana dan fasilitas agar pelayanan terhadap pasien tidak terkendala,” ucap Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak SSos MIKom pada Rabu (24/12/2025). Dijelaskannya lebih lanjut, selama libur Nataru, pelayanan kegawatdaruratan atau emergensi di RS Adam Malik akan tetap berjalan seperti biasa selama 24 jam setiap hari. Yaitu, pelayanan di IGD serta Kamar Bedah Emergency (KBE) di gedung yang sama, dan Unit Pelayanan Khusus Kegawatan Jantung (UPK2J) di Gedung Pusat Jantung Terpadu (PJT). “Di IGD, kami menugaskan lima dokter spesialis secara on site (bertugas di tempat) untuk layanan penyakit dalam, anak, bedah, anasthesi dan obgyn, setiap hari termasuk pada hari libur Nataru. Sedangkan dokter spesialis lain bertugas secara on-call (panggilan) sesuai dengan kasus pasien yang ditangani saat itu,” tambah Rosario lagi menerangkan. Adapun rujukan pasien dari rumah sakit lain tetap dapat dilakukan ke RS Adam Malik melalui aplikasi Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute) atau Call Center Rujukan IGD 0823-6457-9103 yang beroperasi selama 24 jam. Sedangkan khusus untuk rujukan kegawatdaruratan jantung, layanan dapat diakses melalui Call Center UPK2J PJT di nomor 0812-1000-3133. Selain pelayanan gawat darurat, RS Adam Malik juga memastikan pelayanan haemodialisa (HD) dan kemoterapi akan tetap buka pada hari libur tanggal 25-27 Desember 2025. Layanan ini tersedia untuk pasien yang sudah dijadwalkan sebelumnya. Namun, kedua layanan ini akan tutup pada hari Minggu, 28 Desember 2025, dan buka lagi pada hari Senin, 29 Desember 2025. “Ini kita lakukan sebagai bentuk komitmen manajemen rumah sakit untuk memastikan keberlanjutan terapi bagi pasien yang membutuhkan perawatan rutin, terutama cuci darah dan kemoterapi. Namun, tentu saja mengikuti jadwal terapi yang sudah ditetapkan sebelumnya untuk masing-masing pasien di kedua layanan tersebut,” lanjut Rosario. Sementara itu, layanan poliklinik di Instalasi Rawat Jalan (IRJ), Poliklinik Jantung di PJT, serta rawat jalan eksekutif dan medical check-up (MCU) di Gedung Paviliun akan tutup selama libur dan cuti bersama Nataru. Begitu pula dengan layanan penunjang kedokteran nuklir dan radioterapi juga ditutup sementara selama tanggal merah akhir tahun ini. Seluruh layanan RS Adam Malik akan kembali normal setelah masa libur Nataru berakhir. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
RS Adam Malik Bantu Pemulihan RSUD Aceh Tamiang, Sudah Bisa Layani Pasien di IGD

Medan, 11 Desember 2025 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik turut membantu pemulihan RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang yang sempat lumpuh total akibat terdampak banjir bandang pada akhir November 2025. Bekerja sama dengan tim gabungan dari berbagai unsur, serta para relawan dan personel TNI, kini RSUD Aceh Tamiang sudah bersih dan bisa kembali melayani pasien secara terbatas melalui Instalasi Gawat Darurat sejak Rabu, 10 November 2025. “Rumah sakit ini bisa dibuka segera agar masyarakat bisa berobat seperti sedia kala. Tentu banyak teman-teman yang ikut men-support. Semua mendukung di sini agar segera rumah sakit ini beroperasi 100 persen. Masyarakat sekalian silahkan berobat, poliklinik juga sudah buka, dan rawat inap juga sudah tersedia walaupun jumlahnya masih terbatas,” ucap Plt Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) yang turun langsung ke lokasi. Dijelaskan dr Zainal, RS Adam Malik mendukung penuh agar RSUD Aceh Tamiang bisa segera beroperasi kembali untuk percepatan penanganan medis bagi masyarakat dan korban banjir di wilayah tersebut. Sejak Sabtu, 6 Desember 2025, rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ini sudah hadir untuk membersihkan area rumah sakit yang terendam lumpur hingga lutut orang dewasa, serta memulihkan layanan dan peralatan medis di gedung IGD. Kemudian, tim triase RS Adam Malik juga sudah memulai layanan gawat darurat secara terbatas sejak Minggu, 7 Desember 2025, hingga akhirnya RSUD Aceh Tamiang dinyatakan bisa beroperasi melalui IGD pada Selasa, 9 Desember 2025 sore. Layanan di RSUD ini nanti akan didukung oleh para relawan kesehatan dari berbagai unsur, termasuk juga tim dokter spesialis RS Adam Malik untuk layanan poliklinik yang dipusatkan di gedung IGD RS tersebut. “Alhamdulillah, hari ini pukul lima sore, kami mengumumkan bahwa IGD RSUD Aceh Tamiang segera dibuka. Diharapkan kepada seluruh masyarakat dan seluruh teman-teman yang berada di posko pengobatan yang ada di seluruh Kabupaten Aceh Tamiang, apabila ingin mengirimkan pasiennya ke IGD, kami sudah siap untuk melayani,” kata Direktur RSUD Aceh Tamiang dr Andika Putra SpPD saat mengumumkan pembukaan kembali layanan RS, Selasa (9/12/2025). Sementara itu, Manajer Pelayanan Medis RS Adam Malik sekaligus Koordinator Tim Bantuan Medis RS Adam Malik dr Ade Rachmat Yudiyanto MKed(Ped) SpA(K) menjelaskan bahwa layanan di RSUD Aceh Tamiang sudah dibuka mulai dari IGD, poliklinik seperti poli anak, paru, penyakit dalam, rehabilitasi medik, kulit, dan obgyn, layanan farmasi, hingga rawat inap sementara dengan kapasitas 20 tempat tidur. Semua layanan tersebut dipusatkan di gedung IGD. “Rabu (10/12/2025), hari pertama kita mengoperasionalkan kembali rumah sakit yang kita sama-sama tahu kemarin sempat terbenam oleh lumpur. Hari ini aktivitas kita sudah berlangsung, walaupun tidak normal, tapi kami anggap normal dalam suatu kondisi bencana. Hari ini kita sudah mulai pelayanan, mulai dari IGD, kemudian pelayanan poliklinik,” jelas dr Ade. Selain itu, kamar bedah juga sudah disiapkan di gedung tersebut agar bisa melakukan operasi untuk kasus darurat. Upaya pemulihan RSUD Aceh Tamiang ini terlaksana melalui kerja sama seluruh pihak, mulai dari satuan kerja Kemenkes, termasuk RS Adam Malik yang mengomandoi, hingga Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Medan dan Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan. Selain itu juga peran dari personel TNI dengan dukungan Pemadam Kebakaran yang bekerja keras membersihkan area RS dari lumpur. Sedangkan layanan kesehatan didukung oleh para relawan medis dari berbagai organisasi, termasuk dari beberapa rumah sakit vertikal Kemenkes, hingga Ikatan Alumni FK UI, PERDATIN, PABOI, PAPDI, dan organisasi profesi lain. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.
Semangat yang Menyembuhkan dalam Natal RS Adam Malik Bersama Pasien

Medan, 6 Desember 2025 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik kembali menghadirkan suasana penuh kehangatan dan pengharapan melalui kegiatan Kebaktian dan Perayaan Natal Bersama Pasien yang digelar pada Sabtu, 6 Desember 2025 di Gedung Instalasi Rawat Jalan Lantai 1. Ratusan pasien, keluarga, tenaga kesehatan, serta pegawai rumah sakit larut dalam ibadah yang berlangsung penuh rasa syukur, haru, dan sukacita. Tahun ini, perayaan Natal mengangkat tema “Semangatmu Adalah Obat yang Menyembuhkan”, terinspirasi dari Firman Tuhan dalam 2 Korintus 12:9. Pesan penguatan ini dirasakan sangat relevan bagi para pasien yang sedang menjalani proses pemulihan. Ibadah dipimpin langsung oleh Pendeta Haposan Silalahi. Dalam khotbahnya menekankan bahwa kasih Tuhan selalu hadir melalui semangat, dukungan, dan ketulusan hati sesama. Perayaan Natal ini dihadiri langsung oleh Plt Direktur Utama RS Adam Malik dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) bersama ibu, Direktur Perencanaan, Keuangan dan Layanan Operasional Drs Sudarto MM, Ketua Badan Rohani Kristen (BRK) dr Utama Abdi Tarigan SpBP(K), serta Ketua Panitia Natal dr Chrismas Gideon Bangun MKed(An) SpAn. Dalam sambutannya, dr Zainal menyampaikan pesan penguatan kepada para pasien. Ia menegaskan bahwa rumah sakit bukan hanya tempat untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi juga ruang untuk menghadirkan pengharapan dan pemulihan secara menyeluruh. “Kami ingin setiap pasien merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Semangat, doa, dan kebersamaan seperti inilah yang turut mempercepat proses penyembuhan,” ujarnya. Usai menyampaikan sambutan, Plt Direktur Utama bersama istri menyapa satu per satu pasien, memberikan ucapan selamat Natal, serta menyalami mereka dengan penuh empati, sebuah momen yang menghadirkan suasana emosional dan mengharukan. Ketua panitia dr Chrismas Gideon Bangun juga turut mengajak pasien beserta keluarga untuk meresapi makna perayaan ini. “Kesembuhan tidak hanya berasal dari obat, tetapi juga dari hati yang gembira dan keyakinan bahwa Tuhan selalu bekerja lewat banyak cara,” ungkap dokter anastesi tersebut. Ibadah berlangsung dengan khusyuk. Para tenaga kesehatan, pasien, dan keluarga menundukkan kepala dalam aksi doa bersama yang dipimpin oleh Pendeta Haposan Silalahi. Doa dinaikkan khusus untuk pemulihan para pasien, kekuatan keluarga, dan kelancaran pelayanan kesehatan di RS Adam Malik. Perayaan Natal ini tidak hanya berupa ibadah, tetapi juga menjadi ruang sukacita bagi pasien yang sedang dirawat. Lagu-lagu pujian menggema memenuhi area rawat jalan, disambut tepuk tangan, senyum, bahkan tangis haru dari para pasien yang merayakan Natal dalam kondisi sakit. Meski dalam keadaan terbatas, para pasien tampak menikmati setiap rangkaian acara. Ada yang mengangkat tangan memuji Tuhan, ada yang saling menggenggam, dan ada pula yang larut dalam nyanyian bersama keluarga dan petugas kesehatan. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya menyentuh fisik, tetapi juga sisi emosional dan spiritual pasien. Melalui kegiatan Natal bersama ini, RS Adam Malik menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang humanis, inklusif, dan penuh kepedulian. Harapannya, kegiatan ini dapat terus menjadi tradisi rohani yang menguatkan seluruh pasien dan keluarga setiap tahunnya. (humas/***) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.