Search

Humas RS Adam Malik

RS Adam Malik Hadirkan Layanan Urodinamik untuk Deteksi Kelainan Saluran Kemih

Medan, 19 Oktober 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik terus melahirkan inovasi layanan kesehatan dengan teknologi canggih dan terkini. Terbaru, RS Adam Malik menghadirkan pemeriksaan urodinamik dalam layanan urologi. Teknologi ini dimanfaatkan untuk membantu deteksi kelainan pada saluran kemih, sehingga dokter bisa memilih terapi terbaik untuk pasien. Dijelaskan oleh Dokter Spesialis Urologi RS Adam Malik dr. Ramlan Nasution, Sp.U(K), pemeriksaan urodinamik ini bisa mendeteksi kelainan pada kandung kemih dan saluran kemih, hingga saraf dan otot-otot kandung kemih. Kelainan ini biasanya ditandai dengan gangguan pada saat berkemih, seperti susah berkemih, atau malah sering berkemih sampai lebih dari enam kali dalam sehari, hingga ngompol atau urin keluar tanpa terkendali pada saat berkemih. “Kita punya alat yang sangat khusus, yang disebut dengan urodinamik. Alat ini bisa mendeteksi kelainan saluran kemih, kelainan kandung kemih, persarafan serta otot-otot kandung kemih yang membuat kelainan pada saat berkemih,” kata dr. Ramlan yang memiliki keahlian Subspesialis Urologi Trauma dan Rekonstruksi tersebut memberikan keterangan baru-baru ini. Urodinamik merupakan pemeriksaan yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi saluran kemih, khususnya bagaimana kandung kemih dan saluran kemih bekerja saat menampung dan mengeluarkan urin. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter menilai fungsi kandung kemih, aktivitas otot, serta koordinasi saraf yang berperan dalam proses berkemih. Disampaikannya, melalui pemeriksaan urodinamik tersebut, dokter spesialis urologi dapat memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi saluran kemih pasien. Hasil pemeriksaan selanjutnya dapat menjadi salah satu dasar dalam menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien. “Dengan alat urodinamik ini, dokter bisa mendapatkan informasi tentang kandung kemih, saluran kemih, otot-otot dan persarafan, yang dibutuhkan untuk menegakkan diagnosis, serta memilihkan pilihan terapi terbaik buat pasien,” tambah dr. Ramlan, yang juga merupakan Kepala Instalasi Bedah Sentral RS Adam Malik itu. Layanan urodinamik ini didukung oleh perangkat pemeriksaan yang memungkinkan dokter mengevaluasi fungsi saluran kemih secara lebih terukur. Lebih lanjut dijelaskan oleh dr. Ramlan, layanan urologi RS Adam Malik sendiri saat ini sudah dilengkapi dengan kamar operasi MOT (Modular Operating Theatre) yang didukung teknologi mutakhir. “Jika setelah pemeriksaan urodinamik dibutuhkan prosedur operasi lebih lanjut, maka layanan urologi di RS Adam Malik memiliki kamar operasi MOT yang memadai, serta tenaga medis yang cukup untuk penanganan selanjutnya,” tambahnya. Layanan urologi di RS Adam Malik meliputi pemeriksaan, penegakan diagnosis, serta layanan prosedur lanjutan yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Dengan dukungan layanan lengkap tersebut, dr. Ramlan mengingatkan pasien untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi di RS Adam Malik, jika mengalami gangguan saat berkemih. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.

RS Adam Malik Raih 2 Penghargaan Nasional di PERSI Award 2026

Medan, 12 Oktober 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik kembali meraih prestasi nasional. Rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di wilayah Sumatera Utara ini menerima dua penghargaan dari Pengurus Pusat Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dalam rangkaian Seminar Nasional PERSI XXII, Seminar Tahunan Patient Safety XX, dan Hospital Expo XXXVIII Tahun 2026 di Tangerang, Banten pada 7-10 Oktober 2026. RS Adam Malik sukses menjadi Pemenang I PERSI Award 2026 dalam kategori “Social and Environment Resposibility.” Pada kategori ini, RS Adam Malik mengajukan inovasi di bidang tanggung jawab sosial dan lingkungan, dengan judul “RESTART HEALTH: Membangun Ketangguhan Ekosistem Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana melalui Peran RSUP H. Adam Malik di Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam.” “Kita paparkan bagaimana kita melakukan pekerjaan membuka kembali layanan kesehatan di Tapanuli Selatan, Langkat, Aceh Tamiang, Langsa sampai Aceh Timur, yang sempat lumpuh karena banjir bandang. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang turut berperan. Kita sudah bekerja secara ikhlas, dan kini kita dapat salah satu award sebagai rumah sakit yang punya dampak sosial dan lingkungan terhadap sekitar,” jelas Direktur Utama RS Adam Malik dr. Zainal Safri, M.Ked(PD), Sp.PD-KKV, Sp.JP(K), Senin (12/10/2026). Selain itu, di momen yang sama, RS Adam Malik juga menerima penghargaan Diamond Excellence Award untuk layanan saraf dalam Pemeringkatan RS Tingkat Nasional (National Hospital Rangking) Tahun 2026. Kedua penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum PERSI dr. Bambang Wibowo, Sp.OG, Subsp.K-Fm, MARS, FISQua, PCHMC. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada tim neurologi dan bedah saraf RS Adam Malik yang cukup progresif saat ini, sehingga kita mendapatkan penghargaan ini. Layanan ini sekarang sebagai layanan neuroscience sudah masuk dalam layanan unggulan RS Adam Malik, bersama dengan layanan jantung dan layanan kanker,” tambah dr. Zainal lagi. Kedua penghargaan ini menjadi bukti komitmen RS Adam Malik dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan berkualitas kepada masyarakat. Selain itu, RS Adam Malik juga terus berupaya untuk menghadirkan berbagai inovasi kesehatan, serta memberikan kontribusi dalam menciptakan layanan kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan di wilayah Sumatera bagian utara. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.

RS Adam Malik Perkuat Layanan Jantung dengan Teknologi PFA untuk Tangani Aritmia

Medan, 28 September 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik terus berupaya memperkuat layanan jantung sebagai salah satu layanan unggulan dengan dukungan alat kesehatan berteknologi terkini. Terbaru, Pusat Jantung Terpadu (PJT) RS Adam Malik telah melakukan tindakan ablasi jantung menggunakan metode Pulse Field Ablation (PFA) untuk penanganan pasien dengan gangguan irama jantung atau aritmia. Tindakan tersebut merupakan salah satu inovasi teknologi medis dalam layanan ablasi jantung di RS Adam Malik. Melalui metode PFA, tindakan ablasi dilakukan menggunakan teknologi medan listrik berdenyut (pulsed field) dengan tujuan menangani sumber gangguan irama jantung, khususnya kasus atrial fibrilasi (aritmia) secara lebih terarah. Dokter ahli jantung RS Adam Malik dr. Mirhansyah Perdana Hutasuhut, Sp.JP(K), menjelaskan bahwa prosedur ablasi jantung dengan teknologi PFA ini pertama kali dilakukan di RS Adam Malik pada tanggal 26 Mei 2026. “Kita sudah melakukan tindakan ablasi dengan metode PFA yang pertama di RS Adam Malik,” ujar dr. Mirhansyah menerangkan belum lama ini. Dia menjelaskan, tindakan ablasi ini dilakukan menggunakan kateter yang diarahkan ke area jantung untuk menangani sumber gangguan irama atau kecepatan detak jantung. Salah satu kondisi yang dapat ditangani melalui prosedur ablasi adalah atrial fibrilasi, yaitu salah satu jenis gangguan irama jantung yang menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur. “Ablasi PFA ini dilakukan dengan menggunakan bius umum untuk membuat dua akses vena di pahanya. Dari situ kita memasukkan kateter ablasi ke atrium kiri, kemudian kita akan mengisolasi secara elektrik vena pulmonalis. Kalau tidak ada komplikasi apa-apa, besoknya pasiennya sudah bisa pulang,” jelas dr Mirhansyah lagi lebih lanjut. Menurut dr. Mirhansyah lagi, salah satu keunggulan yang menjadi perhatian dalam tindakan PFA tersebut adalah waktu pelaksanaan prosedur. Dalam kasus yang ditangani, proses tindakan dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat. “Hanya satu jam,” ungkap dokter subspesialis aritmia tersebut ketika menjelaskan durasi tindakan yang dilakukan. Sementara itu, dokter ahli jantung lainnya di RS Adam Malik, dr. Anggia Chairuddin Lubis, M.Ked(Cardio), Sp.JP(K), menjelaskan bahwa gangguan irama jantung seperti atrial fibrilasi dapat menimbulkan sejumlah keluhan yang dirasakan pasien. “Dapat menyebabkan rasa berdebar-debar, sesak napas, mudah lelah, dan sering kali tidak menimbulkan gejala sampai seseorang jatuh terkena penyakit stroke,” terang dr. Anggia pula menambahkan. Dia juga menjelaskan bahwa saat ini RS Adam Malik telah memiliki teknologi ablasi dengan metode PFA yang dapat menjadi bagian dari penanganan pasien dengan gangguan irama jantung, setelah sebelumnya menghadirkan teknologi ablasi 3D pada pertengahan tahun 2021 silam. “Di RS Adam Malik kita sudah memiliki berbagai opsi untuk melakukan pengobatan atrial fibrilasi, dan yang paling terbaru adalah teknologi ablasi,” pungkas dr Anggia. Melalui penerapan teknologi PFA tersebut, RS Adam Malik berupaya menghadirkan pilihan penanganan gangguan irama jantung dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan pasien dan kualitas pelayanan. Kehadiran teknologi ini juga menjadi bagian dari pengembangan layanan Pusat Jantung Terpadu RS Adam Malik yang mengintegrasikan berbagai layanan jantung dan pembuluh darah dengan dukungan sumber daya manusia terbaik dan teknologi medis terbaru. (humas/ade) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.

RS Adam Malik Hadirkan Teknologi IONM untuk Penanganan Tumor Otak

Medan, 23 September 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik terus menghadirkan berbagai inovasi untuk pengembangan layanan kesehatan. Terbaru, rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini telah menggunakan teknologi Intra Operative Neuro Monitoring (IONM) dalam melakukan operasi Petroclival Meningioma Tumor Removal pada penanganan kasus tumor otak. Dijelaskan dokter ahli bedah saraf RS Adam Malik Prof. Dr. dr. Ridha Dharmajaya, Sp.BS(K), operasi petroclival meningioma tumor removal ini dilakukan pada salah satu kasus tumor otak yang sangat sulit, karena posisinya berada di dasar tengkorak. Untuk itu, digunakan teknologi IONM agar dapat memantau fungsi saraf secara real-time selama operasi berlangsung, sehingga membantu meningkatkan keamanan tindakan bedah yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. “Kita melaksanakan operasi kasus tumor otak yang cukup sulit, menjaga agar jangan sampai timbul kecacatan atau kerusakan saraf pasca operasi dilakukan. Insya Allah memiliki hasil yang baik, dan kita berharap dengan adanya alat bantu IONM akan membuat hasil operasi kita menjadi lebih baik,” terang dr. Ridha menjelaskan mengenai penggunaan teknologi IONM tersebut. Operasi petroclival meningioma tumor removal sendiri merupakan prosedur bedah saraf untuk mengangkat tumor jinak yang tumbuh di area petroklival atau dasar tengkorak. Tindakan ini termasuk salah satu operasi yang paling kompleks dan sangat sulit, karena lokasi tumor berada jauh di dalam, berdekatan dengan saraf kranialis, pembuluh darah utama, serta batang otak. “Kita melakukan operasi tumor otak yang letaknya sangat dalam, yaitu daerah petroklival sebelah kiri, di mana daerah ini terdapat saraf-saraf penting pada otak, yaitu saraf kranialis,” kata dokter ahli bedah saraf lainnya di RS Adam Malik, dr. Reyhan Aristo, M.Ked(Neurosurg), Sp.BS-FTO. Oleh karena itu, operasi ini dilakukan bekerja sama dengan dokter ahli neurologi. Operasi ini pun dilakukan dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi, karena setiap prosedur harus mempertimbangkan struktur saraf dan pembuluh darah penting di sekitar tumor yang berada di dalam otak. Posisinya itu menyebabkan tindakan operasi ini memiliki risiko tinggi terhadap kerusakan saraf, apabila tidak dilakukan dengan dukungan teknologi yang memadai. Dokter spesialis neurologi RS Adam Malik yang turut terlibat dalam operasi ini, Dr. dr. Aida Fitri Sp.S(K) menambahkan bahwa teknologi IONM digunakan untuk membantu memantau respons sistem saraf secara terus-menerus selama pelaksanaan tindakan operasi. Apabila terjadi perubahan fungsi saraf ketika prosedur operasi berlangsung, maka tim bedah dapat segera melakukan penyesuaian terhadap prosedur yang sedang dilakukan. “Jadi di sini kita menggunakan IONM untuk memantau fungsi saraf selama tindakan operasi. Tujuannya untuk meminimalkan risiko cedera saraf yang terpapar oleh tindakan operasi,” jelas dr. Aida menambahkan keterangan terkait penggunaan teknologi baru ini. Kehadiran teknologi IONM ini semakin melengkapi kapasitas tim bedah saraf dan neurologi RS Adam Malik untuk menangani kasus-kasus dengan tingkat kompleksitas tinggi dalam layanan onkologi atau kanker. Inovasi ini sekaligus menjadi bentuk upaya RS Adam Malik dalam mewujudkan komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang modern, aman, dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya. (humas/ade/*) Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.