Search

RS Adam Malik Perkuat Layanan Paru dengan Alat EBUS untuk Diagnostik Penyakit

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Medan, 10 Juli 2026 – Rumah Sakit (RS) Adam Malik terus memperkuat layanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi medis modern. Salah satunya adalah Endobronchial Ultrasound (EBUS), yang menggabungkan alat bronkoskopi dengan teknologi ultrasonografi (USG). Dengan teknologi baru ini, prosedur pencitraan diagnostik pada saluran pernapasan dan sekitarnya, termasuk paru-paru, bisa dilakukan secara menyeluruh dan lebih detail.

Dokter spesialis paru RS Adam Malik, dr. Netty Yosefhin Damanik, Sp.P, FISR dengan alat Endobronchial Ultrasound (EBUS) untuk diagnosis penyakit saluran pernapasan, Jumat (10/10/2026). (Foto: Humas RS Adam Malik)

Dijelaskan dokter spesialis paru RS Adam Malik, dr. Netty Yosefhin Damanik, Sp.P, FISR, EBUS merupakan teknologi bronkoskopi yang dilengkapi dengan ultrasound, sehingga memungkinkan untuk melihat struktur saluran pernapasan secara lebih detail, sekaligus melakukan biopsi atau pengambilan sampel jaringan di lokasi yang lebih sulit. Dengan begitu, proses diagnosis penyakit terkait saluran pernapasan dapat dilakukan dengan tingkat akurasi lebih dari 90 persen.

“Ini alat khusus yang berbeda dengan alat bronkoskopi biasa. Di ujung scope alat bronkoskopi ini ada ultrasound untuk mendeteksi pembesaran KGB (kelenjar getah bening) di balik dinding mukosa bronkus. Kemudian, juga dapat mendeteksi massa di balik dinding mukosa percabangan bronkus. Nilai dari akurasi alat ini di atas 90 persen menurut referensi, karena dapat membiopsi pembesaran KGB ataupun massa yang tidak terlihat di percabangan bronkus,” terang dr. Netty.

EBUS menggabungkan alat bronkoskopi dengan teknologi ultrasonografi (USG) untuk prosedur pencitraan diagnostik pada saluran pernapasan. (Foto: Humas RS Adam Malik)

Kehadiran alat kesehatan canggih ini pun menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas diagnosis dan penanganan berbagai penyakit paru dan saluran pernapasan, seperti pembesaran kelenjar getah bening dan tumor paru. Apalagi, alat kesehatan ini juga dilengkapi dengan USG Doppler yang mampu memberikan gambaran pembuluh darah secara tepat, sehingga dapat meminimalisir risiko terjadinya perdarahan saat melakukan tindakan medis pada pasien.

“Di sini ada dilengkapi juga dengan USG Doppler untuk mendeteksi view (gambaran) dari pembuluh darah, sehingga potensi terjadinya perdarahaan atau bleeding sangat kecil. Karena kita tidak membiopsi secara blind (tanpa alat bantu), tapi kita dapat membiopsi target yang kita tuju, yaitu massa atau pembesaran KGB, tanpa mengenai pembuluh darah. Itulah makanya disebutkan bahwa tingkat keamanan dari terjadinya perdarahan atau bleeding sangat kecil,” lanjut dr. Netty.

EBUS dapat dimanfaatkan untuk menegakkan diagnosa yang lebih tepat pada pasien-pasien yang terindikasi mengalami tumor paru. (Foto: Humas RS Adam Malik)

Dengan fungsi dan kemampuannya tersebut, EBUS ini pun dapat dimanfaatkan untuk menegakkan diagnosa yang lebih tepat pada pasien-pasien yang terindikasi mengalami tumor paru, dan juga tumor mediastinum atau pertumbuhan sel abnormal dalam rongga antara paru-paru. “EBUS ini digunakan untuk pasien-pasien yang terdiagnosa secara CT-Scan atau pemeriksaan radiologi, (kemungkinan) tumor paru, tumor mediastinum,” tambah dr. Netty.

Pemanfaatan EBUS ini diharapkan dapat mendukung penanganan berbagai penyakit sistem pernapasan dan paru secara lebih efektif, dengan prosedur minimal invasif atau tanpa operasi bedah terbuka. Inovasi layanan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dari RS Adam Malik dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

EBUS diharapkan dapat mendukung penanganan penyakit sistem pernapasan dan paru secara lebih efektif, dengan prosedur minimal invasif atau tanpa operasi bedah terbuka. (Foto: Humas RS Adam Malik)

Sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Sumatera bagian utara, RS Adam Malik terus menegaskan komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang modern, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, dengan dukungan teknologi medis terkini. Salah satunya adalah EBUS yang diketahui merupakan satu-satunya di Sumatera Utara. (humas/ayu/ade)

Berita ini disiarkan oleh Tim Kerja Hukum dan Humas RS Adam Malik.

Next