Search

Berita

Hari Diabetes Sedunia RSUP H. Adam Malik Adakan Seminar Awam “Family & Diabetes”

Jumat, 30 Nopember 2018 Medan – Dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia sekaligus memeriahkan Hari Kesehatan Nasional ke-54, RSUP H Adam Malik mengadakan Seminar Awam dengan tema “Family and Diabetes”, bertempat di Gedung Paviliun RSUP H Adam Malik, Jumat (30/11). Kegiatan seminar ini diawali dengan kata sambutan dari dr Qadri F Tanjung SpAN KAKV sebagai Ketua Instalasi Pelayanan Eksekutif sekaligus sebagai Ketua Panitia Acara Seminar Awam “Family & Diabetes”. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan tema Family dan Diabetes diangkat untuk mencoba meningkatkan kesadaran tentang dampak diabetes pada keluarga dan jaringan pendukung mereka yang terkena dampak. Melalui tema ini juga ingin memberitahu bahwa bagaimana peran keluarga dalam manajemen, perawatan, pencegahan, dan pendidikan diabetes adalah hal yang sangat berperan penting. Kegiatan Seminar Awam “Family and Diabetes” ini dihadiri oleh masyarakat secara umum tanpa memungut biaya sebagai bukti kepedulian Rumah Sakit Pusat Rujukan ini kepada masyarakat. Sekitar seratus orang hadir dan mengikuti rentetan kegiatan dengan antusias. Rangkaian kegiatan yang diadakan adalah Pemeriksaan Gula Darah, Seminar Awam “Family & Diabetes”, Serta Senam Diabetes. (/*swt)  

RSUP H Adam Malik Raih Penghargaan Pengelolaan Barang Milik Negara

Jumat, 30 November 2018 Medan – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara memberikan penghargaan kepada kementerian dan lembaga yang berada di wilayah kerja Kanwil DJKN Sumatera Utara atas kinerja yang sangat baik pada tahun 2017, Jumat (30/11). RSUP H Adam Malik terpilih sebagai Terbaik Kedua, setelah Kantor Pelabuhan Belawan Kementerian Perhubungan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan RI, Isa Rachmatarwata. RSUP H Adam Malik meraih predikat sebagai terbaik kedua pada kategori Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Adapun elemen yang dinilai dalam penghargaan ini adalah ketepatan pelaporan, penetapan status, pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) dan penghapusan BMN. Bertempat di Kanwil DJKN, Gedung Keuangan JL.Diponegoro Medan, pemberian penghargaan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian dan Lembaga yang ada di wilayah Sumatera Utara.  

Workshop dan Advokasi Donor Tranplantasi Ginjal RSUP H. Adam Malik Selasa, 27 November 2018

Medan – Dalam rangka memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi para pendonor, resipien, rumah sakit dan tenaga kesehatan penyelenggara tranplantasi organ, RSUP H Adam Malik bekerjasama dengan RSUPN dr.Cipto Mangunkusumo mengadakan Workshop dan Advokasi Donor Tranplantasi Organ. RSUP H Adam Malik sendiri sudah mulai mengembangkan Pelayanan Tranplantasi Ginjal sejak tahun 2017 dengan dilakukannya operasi tranplantasi ginjal perdana pada bulan April 2017. Adapun materi pada kegiatan workshop kali ini meliputi Sistem dan Mekanisme Pelayanan Tranplantasi Organ dan Jaringan, Aspek Etika Pelayanan Tranplantasi Organ dan Jaringan, Metode Analisa Etika dalam Proses Advokasi Donor, Urgensi Tata Kelola Rekam Medis,  serta Aspek Medokolegal Advokasi Donor Tranplantasi Organ/Ginjal. Pada hari kedua dilanjutkan dengan materi Metode Pengambilan Keputusan Full Board Meeting, Latihan Advokasi oleh Tim Advokasi RSUP H Adam Malik dan full board meeting yang didampingi oleh narasumber. Adapun narasumber acara ini berasal dari RSUPN dr Cipto Mangunkusumo yaitu Dr dr Yuli Budiningsih SpF M(K), dr H Tjetjep Dwidja Siswaja SpF M(K) SH, dan Ns Aprinaldi Kep RN MMCC. Kegiatan workshop dan advokasi donor ini berlangsung pada hari Senin – Selasa, 26-27 November 2018 di Ruang Pertemuan Lantai 4 Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP H Adam Malik. Kegiatan yang dihadiri oleh tenaga medis dan umum yang terlibat dalam kegiatan transplantasi organ di RSUP H Adam Malik ini, diawali dengan melakukan pre test, dilanjutkan dengan pemaaparan materi, diskusi dan tanya jawab, latihan, refleksi, dan diakhiri dengan post test. (*/swt)  

PJT RSUP H. Adam Malik Layanan Jantung Tersibuk di Sumatera

Menurut data WHO (World Health Organization), sekitar 73% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung, diabetes dan kanker. Jantung menempati urutan penyakit kronis pertama sebagai penyebab kematian. Penyakit jantung umumnya terjadi karena gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah. Merespon fenomena tersebut diatas, RSUP H. Adam Malik kemudian mengembangkan unit pelayanan khusus penyakit jantung dengan membangun gedung Pusat Jantung Terpadu (PJT) sejak tahun 2013, guna memberikan pelayanan yang komprehensif bagi pasien jantung dalam satu atap. Pusat Jantung Terpadu RSUP H Adam Malik telah dilengkapi dengan teknologi yang menunjang pelayanan diagnostik dan intervensi kardiovaskular, bedah jantung dan pelayanan rawat jalan jantung. Dengan kapasitas 6 poliklinik jantung, 58 tempat tidur untuk ruang rawat inap jantung, 10 tempat tidur untuk cardiac ICU (CVCU), 5 tempat tidur HCU, 10 tempat tidur ruang rawat inap ICU bedah jantung untuk pasien pasca bedah jantung, 6 tempat tidur ruang emergensi jantung (IGD Jantung), ruang bedah jantung, ruang Echocardiografi, ruang MSCT-Koroner, ruangan rehabilitasi jantung dan 2 ruang tindakan untuk kateterisasi jantung, PJT RSUP H Adam Malik melayani pasien jantung dari berbagai daerah di Pulau Sumatera, terutama Sumatera Utara, Aceh, Pekanbaru dan Padang. Di Pulau Sumatera, RSUP H Adam Malik menjadi rumah sakit tersibuk dalam penanganan pasien penyakit jantung. Berdasarkan data rumah sakit, jumlah kunjungan pasien dengan diagnosa gangguan jantung ke rumah sakit vertikal ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 total kunjungan rawat jalan mencapai 31.848 orang, sedangkan pada pelayanan rawat inap sebanyak 3.172 pasien, dimana 1.604 orang diantaranya merupakan pasien pindahan (rujukan) dari rumah sakit lain. Untuk tahun 2018, berdasarkan data yang dikumpulkan sampai bulan Oktober 2018, kunjungan pasien rawat jalan telah mencapai angka 24.507 orang pasien, sedangkan untuk pelayanan rawat inap berjumlah 1795  orang pasien. Hal ini belum termasuk tindakan bedah jantung yang terpusat di rumah sakit ini, dimana PJT melaksanakan rata-rata 2 (dua) operasi bedah jantung setiap harinya dan sudah terjadwal sampai Mei 2019. Didukung oleh 18 orang dokter spesialis dan sub spesialis yang terdiri dari sub spesialis CVCU, pediatrik, intervensi kateterisasi, emergency, kardiologi klinik, echocardiografi, vaskular dan rehab jantung, dari tahun ke tahun PJT RSUP H Adam Malik mampu menangani kasus yang semakin kompleks. Data tahun 2017 menunjukkan, PJT RSUP H Adam Malik juga melayani 1.434 tindakan dignostik dan intervensi kardiovaskular, 137 operasi jantung dan 31.755 pelayanan rawat jalan. Pusat Jantung Terpadu (PJT) RSUP H. Adam Malik merupakan pelayanan yang diharapkan dapat melakukan pencegahan dan pengobatan penyakit jantung dan pembuluh darah yang semakin meningkat baik kuantitas maupun kualitas khususnya di wilayah Sumatera. Jumlah pasien jantung yang  berobat ke luar negeri cukup signifikan sehingga harus dapat dicegah. Pusat Jantung Terpadu RSUP H. Adam Malik diharapkan dapat melaksanakan pelayanan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) yang terpadu, cepat, akurat, terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, efisien dan nyaman, sesuai dengan motto pelayanan “PATEN” RSUP H Adam Malik.  

RSUP HAM Menjadi Narasumber Dalam Pertemuan Penguatan Sistem Rujukan

Jumat, 22 November 2018 Medan – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan rujukan di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), diperlukan adanya penguatan teknis sistem rujukan di setiap provinsi. Untuk itu Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mengadakan Pertemuan Teknis Penguatan Sistem Rujukan di Kabupaten/Kota, 21-23 November 2018 bertempat di Hotel Grand Antares Medan. Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP H Adam Malik dr Nurna Fauziah MKes didaulat menjadi narasumber dalam pertemuan yang dihadiri oleh 108 orang peserta yang berasal dari RSUD dan Dinas Kesehatan dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara, perwakilan RSU Haji Medan, peserta lintas sektoral dan lintas program terkait. Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP H Adam Malik berkesempatan berbagi tentang bagaimana peran RSUP H Adam Malik sebagai Rumah Sakit Rujukan Terakhir dalam penguatan sistem rujukan di Sumatera Utara. Dalam kesempatan ini, dr Nurna Fauziah MKesjuga sekaligus mensosialisasikan tentangsister hospital lewat metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan peserta pertemuan. Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan rujukan di era JKN dengan penguatan sistem rujukan di kabupaten/kota.(*/rds)