Ditinggalkan Orangtua, Bayi ini Dirawat di RSUP H Adam Malik Kamis, 20 Juni 2019

Medan – RSUP H Adam Malik kembali merawat seorang bayi tanpa keluarga. Bayi tersebut merupakan putri dari Ny Fitri Widya Astuti warga Desa Namo Rambe Dusun III Deli Serdang. Pada April lalu, bayi ini dirujuk dari RS Kasih Insani Deli Serdang masuk melalui IGD dengan kondisi kurang umur, berat badan lahir rendah dan keluhan sesak (7/4). Bayi yang lahir pada 6 April 2019 ini kemudian dirawat di ruang Neonatologi NICU. Namun keluarga pasien tidak selalu mendampingi sehingga mempersulit proses pengobatan karena kondisi kesehatan bayi yang saat itu masih belum stabil. Setelah mendapatkan perawatan intensive, bayi Ny Fitri membaik dan dipindahkan keruangan rawat inap. Dari pihak RS Kasih Insani Deli Serdang diperoleh kontak keluarga pasien dan meminta untuk datang. Sejak 15 Mei 2019, pasien telah diizinkan dokter untuk Pulang Berobat Jalan (PBJ), namun terkendala karena saat itu tidak ada keluarga yang mendampingi. Ketika dihubungi kembali, nomor ponsel sudah tidak dapat dihubungi. Bayi Ny Fitri ini menambah jumlah pasien dalam kondisi sehat yang dirawat di RSUP H Adam Malik, yang masih tidak kunjung dijemput oleh keluarganya. Satu diantaranya adalah bayi Ny. Seriana Br Sinulingga (14 bln) berjenis kelamin laki-laki, warga Dusun II Desa Durin Jungak yang ditinggalkan oleh orangtuanya tak lama setelah dia dilahirkan pada April 2018 lalu. Selama kurang lebih 1 tahun 2 bulan sudah, bayi yang oleh karyawan RSUP H Adam Malik diberi nama Malik ini, dirawat. Mulai dari kondisi sakit, sampai saat ini sudah menjadi bayi sehat. Berbagai upaya sudah dilakukan Rumah Sakit untuk mencari keluarga pasien, termasuk dengan mendatangi alamat bayi yang ada di data Rumah Sakit, namun keluarga bayi tidak lagi tinggal di alamat tersebut. Pihak RSUP H Adam Malik juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Deli Serdang, pemerintah setempat dan pihak kepolisian untuk proses pengembalian bayi ke Dinas Sosial, namun upaya ini masih belum membuahkan hasil. Pada November 2018 pasien tanpa keluarga kembali dirawat di RSUP H Adam Malik bernama Buslal Lubis (71) warga JL Denai Simpang Mandala yang merupakan pasien geriatri dan psikiatri. Kondisi pasien tersebut mempersulit pihak Rumah Sakit untuk menghubungi keluarga dan menelusuri alamat lengkap pasien. Pada pasien juga tidak dijumpai adanya identitas yang melekat sejak pasien masuk rumah sakit. Untuk pasien tersebut, pihak RS juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Medan dan Dinas Sosial Provinsi untuk proses pengembalian pasien tersebut ke Dinas Sosial, namun upaya ini juga belum membuahkan hasil. Kami menghimbau apabila ada masyarakat yang mengenal Ny Fitri Widya Astuti, Ny Seriana Br Sinulingga atau Bapak Buslal Lubis, agar dapat menghubungi Sub Bagian Humas RSUP H Adam Malik di Nomor 061 836 4581 ext. 164 atau datang langsung ke Ruangan Sub Bagian Humas Gedung Administrasi Lantai 3 RSUP H Adam Malik Jl. Bunga Lau No. 17 Medan Tuntungan.(*/swt)
Serah Terima Jabatan Administrasi di RSUP H Adam Malik

Medan – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik mengadakan acara Serah Terima Jabatan (sertijab) Administrasi di Aula Gedung Administrasi, Kamis (06/09/2018). Acara ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama dr Bambang Prabowo MKes. Sejumlah 9 orang pejabat yang melaksanakan sertijab, telah dilantik sebelumnya pada tanggal 23 Mei 2019 lalu di Jakarta oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr Bambang Wibowo SpOG(K) MARS. Kesembilan pejabat tersebut diantaranya Sri Wahyuni Sirait SE sebagai Kepala Bagian Perbendaharaan dan Mobilisasi Dana, Meylani Malvinas Sitepu SE sebagai Kepala Sub Bagian Perbendaharaan, Fredrick Fernandes SE sebagai Kepala Sub Bagian Mobilisasi Dana, Herika Debora Brahmana SE sebagai Kepala Sub Bagian Penyusunan Program dan Anggaran, Rizki Rahmadhona SE sebagai Kepala Sub Bagian Verifikasi, Defritua Sihombing SSos MM sebagai Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan, Gaul Siboro SH sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Budi Utami Raharja SH MHKn sebagai Kepala Sub Bagian Hukum dan Organisasi, serta Rina Andayani Dalimunte SSi MSi Apt sebagai Kepala Seksi Pelayanan Penunjang Medik. Dalam sambutannya, Direktur Utama Rumah Sakit yang sudah berstandar internasional ini mengingatkan kepada pejabat yang baru saja melaksanakan sertijab agar memahami dengan jelas Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing dan dapat berkoordinasi baik dengan lintas direktorat. Bicara soal akreditasi Internasional JCI, beliau menekankan kepada seluruh peserta acara setijab untuk mempertahankan budaya produktif yang menjadi standar RSUP H. Adam Malik saat ini dalam mencapai visi dan misi Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan ini. “Kemarin kita baru saja menerima sertifikat Akreditasi JCI yang berlaku sampai tahun 2022. Selanjutnya, tantangan kita kedepan akan semakin berat. Kita dituntut untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan kinerja kita dimana patient safety menjadi fokus utama dalam pelayanan di Rumah Sakit ini.” jelas dr Bambang Prabowo MKes dalam kata sambutannya. Para pejabat yang baru diserahterimakan diputuskan dengan berbagai pertimbangan sesuai dengan kinerja dan kualitas yang ditunjukkan selama bekerja. Diantara pejabat yang baru saja dilantik merupakan staf administrasi yang dipromosikan. Hal ini sesuai dengan visi Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu mewujudkan ASN yang memiliki integritas, profesional, melayani dan sejahtera, sehingga akan dicapai kinerja yang kuantitasnya terus maju dan meningkat karena adanya kompetisi pegawai yang sehat dalam menunjukan kinerja terbaik. Turut hadir dalam acara Serah Terima Jabatan, seluruh Direksi, seluruh Pejabat Struktural, Kepala Instalasi, Kepala SMF, dan Pejabat Fungsional. (*/swt)
Halal Bi Halal Idul Fitri 1440, RSHAM SANDANG ACADEMIC MEDICAL CENTER

Rabu, 12 Juni 2019 Medan – RSUP H. Adam Malik melaksanakan Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah di Aula Lantai III Gedung Administrasi RSUP H. Adam Malik, Selasa (11/06). Tampak seluruh jajaran Direksi berdiri menyambut dan menyalami seluruh pegawai Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan ini dengan wajah gembira, dilanjutkan dengan acara makan bersama. Tujuan kegiatan ini tak lain untuk mewujudkan silaturahmi dan keharmonisan hubungan antar rekan kerja. Acara ini juga dimaknai dengan semakin banyak kita berjabat tangan dan melapangkan dada memohon maupun menerima maaf, semakin dalam pula kita menghayati dan mengamalkan hakikat Idul Fitri. Bersamaan dengan acara Halal Bi Halal, RSUP H. Adam Malik mengumumkan bahwa Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan ini telah berhasil meraih Akreditasi Joint Commission International (JCI) sebagai Academic Medical Center. RSUP H Adam Malik sebenarnya sudah berhasil meraih predikat Akreditasi JCI ini sejak 12 Januari 2019 dan berlaku hingga 11 Januari 2022, namun seremonial penyerahan sertifikat akreditasi JCI sebagai Academic Medical Center baru dilakukan ketika momen Halal Bi Halal. Direktur Utama RSUP H Adam Malik, dr Bambang Prabowo MKes mengatakan akreditasi JCI yang diraih merupakan sebuah pengakuan lembaga internasional dalam hal standar pelayanan rumah sakit yang sudah sesuai kaidah-kaidah internasional. Adapun tujuan utama akreditasi ini yakni untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, dimana seluruh pegawai di lingkungan rumah sakit ini menjadikan pasien sebagai fokus utama pelayanan. “Adanya JCI ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pasien safety, pada saat pasien datang harus segera dilayani dengan standar yang telah ditetapkan. Misalnya pasien dengan serangan jantung datang harus mendapatkan penanganan degan segera sesuai dengan SOP yang ada,” ujar dr Bambang Prabowo MKes. Akreditasi JCI yang diraih mewajibkan seluruh pegawai, termasuk anak didik di rumah sakit tipe A ini harus mengerti dan diwajibkan melaksanakan pelayanan sesuai dengan standar internasional. (*/swt)
Pasca Libur Lebaran, Instalasi Rawat Jalan RSUP H Adam Malik Ramai Lancar

Medan, Senin (10/06/2019) Setelah libur lebaran yang cukup panjang pelayanan RSUP H Adam Malik kembali berjalan normal, Senin (10/06/2019). Pendaftaran pasien di Instalasi Rawat Jalan telah dimulai pukul 07.45 wib sampai pukul 15.00 wib, namun pelayanan terhadap pasien tetap berjalan hingga pukul 16.15 wib. Dihari pertama setelah libur panjang, suasana pelayanan RSUP H Adam Malik terlihat cukup ramai. Hal ini terlihat dari banyaknya antrian pasien di setiap poliklinik. Para petugas medis maupun non medis sudah bersiap sebelum waktu pelayanan dimulai. Direktur Utama dan jajaran direksi RSUP H Adam Malik turut memantau pelaksanaan pelayanan yang sedang berlangsung. Tercatat di hari pertama bekerja setelah libur lebaran, RSUP H Adam Malik melayani total 1.013 pasien di Instalasi Rawat Jalan. Hal ini menunjukkan adanya kenaikan jumlah pasien dari hari biasa yang mencapai rata-rata 800 – 900 pasien per harinya. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kenaikan jumlah pasien ini akan tetap terjadi pada 3 hari pertama bekerja pasca libur lebaran. Selama libur lebaran lalu, RSUP H Adam Malik tetap melayani masyarakat dengan jumlah pasien sebanyak 806 pasien, terdiri dari 306 pasien Rawat Jalan dan 500 pasien IGD. (*/rds)
Hari Pertama Cuti Bersama, RSUP H Adam Malik Tetap Melayani Masyarakat

RSUP H Adam Malik tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama cuti bersama dan libur Idul Fitri 2019, yang akan berlangsung dari tanggal 3 – 9 Juni 2019 mendatang. Adapun pelayanan yang dibukaselama cuti bersama tanggal 3 &4 Juni 2019 adalah Poliklinik Rawat Jalan, Radioterapi dan Kemoterapi. Pendaftaran dibuka dari pukul 08.00 – 11.00 wib. Untuk Rawat Jalan, poliklinik yang dibuka adalah Penyakit Dalam, Bedah, Anak, Obgyn dan Jantung, yang KHUSUS melayani pasien dengan kebutuhan obat rutin saja. Sementara itu, layanan Hemodialisa tetap dibuka seperti biasa dan untuk pasien Emergency, Instalasi Gawat Darurat (IGD) buka 24 jam, yang dilayani oleh 5 dokter spesialis on site setiap harinya. Pantauan hari pertama cuti bersama Senin (03/06/2019), pasien rawat jalan terlihat ramai mendatangi gedung Instalasi Rawat Jalan untuk melakukan pendaftaran. Terlihat antrian pasien yang cukup ramai di loket pendaftaran. Sebagian besar pasien rawat jalan yang memilih berobat pada hari cuti bersama adalah pasien yang memiliki kebutuhan obat rutin. Selain itu, pasien rawat jalan lainnya datang untuk menjalani cuci darah, kemoterapi dan radioterapi. Terlihat Direktur Medik dan Keperawatan dr Zainal Safri, SpPD-KKV,SpJP(K) dan Direktur Umum Operasional dr. Mardianto, SpPD-KEMD turut hadir memantau pelaksanaan pelayanan kesehatan di hari pertama cuti bersama, guna memastikan semua pasien dapat dilayani dengan baik sesuai kebutuhannya masing-masing.“Kami siap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, meskipun cuti bersama. Masyarakat tidak perlu khawatir, semua pasien yang datang akan dilayani sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” jelas Direktur Medik dan Keperawatan, di sela-sela kunjungannya. Pada hari pertama cuti bersama tercatat jumlah pasien rawat jalan yang berobat ke RSUP H Adam Malik sebanyak 155 orang, dengan rincian 42 pasien menjalani cuci darah (Hemodialisa), 33 pasien menjalani radioterapi dan sisanya adalah pasien dengan kebutuhan obat rutin. (*/rds)