Rayakan Hari Raya Idul Adha 1440 H, RSUP HAM Kurban 8 Ekor Sapi

Selasa, 13 Agustus 2019 Medan – Hari Raya Idul Adha 1440 H yang jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019 memiliki tradisi sendiri dalam perayaannnya. RSUP H. Adam Malik menyembelih dan membagikan hewan kurban yang berasal dari para pekurban di RSUP H Adam Malik yaitu sebanyak 8 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Penyembelihan hewan kurban ini dilakukan untuk memperingati perintah Tuhan kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya, Ismail. Penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh panitia yang merupakan pegawai RSUP H Adam Malik di halaman Mesjid Nurul Iman RSUP H Adam Malik pada hari Kamis (13/08/2019) Setelah melakukan sholat Dzuhur, seluruh peserta makan siang bersama. Turut hadir dalam acara ini Direktur Umum dan Operasional dr Mardianto SpPD-KEMD, Direktur SDM dan Pendidikan Dr dr Fajrinur Syarani MKed (Paru) SpP(K) dan Direktur Keuangan Supomo SE MKes. Hewan yang sudah disembelih selanjutnya dibagikan kepada seluruh pegawai honor, pegawai negeri sipil golongan II, serta warga di sekitar lingkungan RSUP H Adam Malik yang merayakan.(*/swt)
Tenaga Keperawatan RSUP HAM Dibekali Workshop Komunikasi Efektif

Kamis, 08 Agustus 2019 Medan – Patient safety selama ini telah menjadi fokus utama dalam pelayanan kesehatan di RSUP H. Adam Malik bagi setiap masyarakat yang dilayani. Standar keselamatan pasien wajib diterapkan di lingkungan Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini sesuai dengan akreditasi rumah sakit yang mana Komunikasi efektif menjadi salah satu komponen dalam standar tersebut. Untuk itu RSUP H Adam Malik melalui Bagian Pendidikan dan Penelitian mengadakan Workshop Komunikasi Efektif pada hari Kamis (8/8) Workshop Komunikasi Efektif diadakan untuk memberikan pembekalan dan edukasi mengenai komunikasi efektif kepada seluruh petugas kesehatan di rumah sakit, dan kali ini Rumah Sakit terakreditasi Joint Commission International (JCI) ini menghadirkan 100 orang tenaga perawat untuk mengikuti workshop yang diadakan di Aula Gedung Administrasi Lantai 3 ini. Pemateri Komunikasi Efektif merupakan Ketua Perkumpulan Promotor Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Sumatera Utara, Dr Lita Sri Andayani SKM MKes. Ceramah interaktif dilakukan diawal workshop diselingi diskusi dengan setiap peserta. Diakhir kegiatan kemudian diisi dengan praktek komunikasi secara langsung untuk memantapkan materi yang telah disampaikan dalam pengaplikasiannya pada pelayanan kesehatan oleh tenaga perawat rumah sakit. (*/swt)
Webinar RSUP H. Adam Malik : Kewaspadaan Dini Terhadap Rubella Melalui Surveilans Congenital Rubella Syndrome (CRS)

Senin, 5 Agustus 2019 Medan – RSUP H. Adam Malik kembali mengadakan kegiatan Webinar pada tanggal 5 Agustus 2019 dengan mengambil tema “Kewaspadaan Dini Terhadap Rubella Melalui Surveilans Congenital Rubella Syndrome (CRS)”. Tujuan diselenggarakannya kegiatan webinar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap rubella serta cara pencegahannya, dimana RSUP H Adam Malik ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit sentinel di Indonesia untuk pelaksanaan kegiatan surveilans CRS wilayah Sumatera Utara. Acara yang difasilitasi oleh Bagian Data dan Informasi RSUP H Adam Malik ini menghadirkan dr Lily Rahmawaty SpA IBCLC sebagai koordinator Tim CRS RSUP H Adam Malik dan Suhadi SKM MKes selaku Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Provinsi Sumatera Utara, sebagai pemateri. Adapun materi yang dipaparkan dalam kegiatan webinar kali ini adalah Screening & Surveilans Congenital Rubella Syndrome serta Cakupan Imunisasi MR di Provinsi Sumatera Utara Mendukung Eliminasi Rubella di Indonesia. Webinar ini diikuti oleh peserta yang berasal dari perwakilan rumah sakit di seluruh Indonesia, dokter PPDS dan dokter muda RSUP H Adam Malik. Kegiatan webinar dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Administrasi dan berlangsung pukul 10.00 – 11.30 wib. Antusiasme peserta terhadap presentasi dari pemateri sangat tinggi, sehingga pada sesi diskusi banyak pertanyaan yang disampaikan oleh peserta webinar.(*/rds)
Evaluasi RSB RSUP H. Adam Malik

Selasa, 30 Juli 2019 Medan – RSUP H. Adam Malik mengadakan Evaluasi Rancangan Strategi Bisnis (RSB) RSUP H. Adam Malik Tahun Anggaran 2015 – 2018 dan Semester I 2019. Rumah Sakit Kariadi diundang sebagai konsultan dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Administrasi Lantai 3, Selasa (30/7). Rencana Strategis Bisnis adalah dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yang bertindak sebagai kompas perangkat strategis bagi pimpinan organisasi pemerintah. RSB ini nantinya digunakan dalam menilai kemajuan status pencapaian visinya dan target kinerja organsisasi jangka pendek dan panjangnya serta sekaligus mengendalikan arah pengelolaan dan pengembangan roda organisasinya agar sejalan dengan tuntutan utama stakeholder kuncinya. Direktur Utama Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan ini, dr Bambang Prabowo MKes mengatakan RSB RSUP H. Adam Malik periode 2015–2019 telah berjalan dan sampai pada penghujung tahun pelaksanaannya. Visi dan misi serta sasaran strategis yang telah ditetapkan perlu dievaluasi apakah telah tercapai secara keseluruhan atau masih dalam tahap menunju pencapaian. “Pertemuan ini dalam rangka belajar menyusun RSB yang baik dan benar. Saya pun akan belajar lagi, jangan kita sungkan. Dulu waktu di kuliah memang pernah dipelajari, tp mari kita mengulang kembali. Mumpung ada pakarnya di sini sahabat kita dari Kariadi. Akan dibawa seperti apa Rumah Sakit ini desainnya kita yang menentukan. Rumah Sakit Kariadi hanya akan menuntun,” tuturnya. Beliau menambahkan, hasil evaluasi capaian RSB selama 5 tahun ini akan menjadi dasar bagi Rumah Sakit berstandar internasional ini untuk menentukan tujuan dan sasaran yang diharapkan lima tahun kedepannya. Penyusunan RSB dipandang perlu untuk melaksanakan bimbingan teknis kepada semua unit kerja yang terlibat. Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, dr Agus Suryanto SpPP-KP MARS MH diundang sebagai konsultan dalam penyusunan RSB RSUP H. Adam Malik periode 2020–2024. “Kami pun menggunakan konsultan pada saat penyusunan RSB 2 periode yang lalu. Sejak 2014, kami membuat sendiri dengan menggali apa yang menjadi harapan bagi Rumah Sakit Kariadi. Ini penting sebagai diedline atau ancang-ancang untuk dilaksanakan di organisasi sebagai suatu standar. Dalam kehidupan organisasi, kalau kita mengharapkan rumah sakit ini memiliki nilai jual kita harus membangun organisasi yang bagus dan kuat,” jelas Suryanto. Suryanto mengibaratkan penyusunan RSB ini dengan kehidupan di suatu keluarga. Seseorang yang baik akan dilahirkan dalam keluarga yang bagus. Transformasi budaya di lingkungan RSUP Dr Kariadi tahun 2012 dinilai menjadi awal berubahnya kebiasaan yang ada di RS. “Kita punya cita-cita membangun pelayanan publik yang baik dan memiliki daya saing. Setiap komponen harus memiliki keingian membangun satu komitmen yang ditunjukkan melalui kinerja dan pengabdian,” tambahnya. RSB RSUP H. Adam Malik untuk periode selanjutnya akan menggunakan analisa SWOT dengan berbagai indikator seperti layanan unggulan, Sumber Daya Manusia, dan sebagainya dengan pendekatan FGD (Focus Group Discussion). Peserta kegiatan adalah sebuah Tim yang diambil dari semua unit kerja yang dipilih dan ditetapkan oleh Direktur Utama diperkirakan sebanyak 100 orang. (*/swt)
Komisi IX DPR RI KUNKER KE RSUP H Adam Malik

Medan, 27 Juli 2019 Komisi IX DPR RI melakukan peninjauan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP H Adam Malik, Sabtu (27/07/2019). Peninjauan ini bagian dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Sumatera Utara pada Masa Reses Persidangan V Tahun Sidang 2018-2019. Rombongan komisi yang bertugas di bidang kesehatan dan ketenagakerjaan ini dipimpin oleh ketua tim DR Saleh Partaonan Daulay M.Ag M.Hum MA, yang juga merupakan wakil ketua komisi, bersama 26 anggota lainnya di Komisi IX DPR RI. Pada kesempatan itu, rombongan langsung mengunjungi IGD RSUP H Adam Malik guna melihat implementasi Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) dan Sistem informasi Rawat Inap (SIRANAP). Turut mendampingi rombongan adalah Direktur Umum dan Operasional RSUP H Adam Malik dr Mardianto SpPD-KEMD yang mewakili Direktur Utama dr Bambang Prabowo MKes beserta sejumlah pejabat struktural dan kepala instalasi terkait. Sebelumnya, RSUP H Adam Malik juga diundang oleh Komisi IX DPR RI untuk rapat kerja bersama Gubernur Sumatera Utara, Kepala Dinas Kesehatan Provsu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provsu, Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan, Kepala Balai Besar POM Sumatera Utara, Kepala Kanwil BKKBN Sumatera Utara, BBPLK Medan dan Kepala BP3TKI Sumatera Utara, bertempat di Kantor Gubernur Sumatera Utara, ruang rapat Ferdinan Lumbantobing, Jumat (26/07/2019). (*/rds)