Penyuluhan Autopsi di RSUP H Adam Malik

Senin, 28 Oktober 2019 Medan – RSUP H. Adam Malik melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) kembali mengadakan penyuluhan kepada para pasien dan keluarga pasien Senin (28/10/2019). Kali ini, Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan ini bekerja sama dengan Depertemen Forensik Dan Medikolegal Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sumatera (USU) – RSUP H. Adam Malik mensosialisasikan materi mengenai Autopsi. Tujuannya adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat secara luas mengenai pentingnya proses autopsi. Kegiatan diawali dengan membagikan kuesioner berupa pre test dengan maksud untuk mengetahui apakah peserta penyuluhan sudah mengetahui mengenai materi Autopsi yang akan dipaparkan. Kegiatan dilanjutkan dengan nonton bersama video singkat mengenai terjadinya pembunuhan yang dinilai tidak wajar sehingga perlu dilakukan autopsi. Kasus ini kemudian dijelaskan oleh Ketua Program Studi Forensik Medikolegal FK USU, dr Asan Petrus MKed (For) SpF sekaligus memaparkan materi mengenai Autopsi yang selanjutnya dibuka sesi tanya jawab. Diakhir kegiatan, peserta penyuluhan diberikan lagi kuesioner berupa post test untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan yang dicapai setelah materi disampaikan. Hasil post test ini dibandingkan dengan hasil pree test yang telah dilakukan sehingga akan diketahui seberapa jauh efek atau pengaruh dari pemaparan materi yang telah dilakukan.(*/swt)
Yuk, Konsultasi Kesehatan Gratis Di Sehatpedia

Kamis, 10 Oktober 2019 Medan – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) mensosialisasikan aplikasi Sehatpedia, yaitu aplikasi yang dikemas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi kesehatan terpercaya dan konsultasi gratis yang disesuaikan dengan industri 4.0. Kegiatan ini diadakan di Instalasi Rawat Jalan (IRJ) RSUP H Adam Malik pada hari Kamis (10/10/2019). Kepala Instalasi PKRS RSUP H. Adam Malik, Rita Kartika, SKM, MKes memberikan sosialisasi Aplikasi Sehatpedia kepada pasien dan mahasiswa keperawatan di Rumah Sakit milik Kemenkes RI ini. Dalam kesempatan tersebut, Rita memperkenalkan aplikasi ini secara rinci. “Aplikasi Sehatpedia adalah aplikasi kesehatan yang dinaungi Kementerian Kesehatan. Aplikasi ini dibuat untuk mengakomodir dan memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan informasi kesehatan yang akurat, kredibel dan terpercaya dengan melibatkan dokter-dokter spesialis dari Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan di seluruh Indonesia,” jelas Rita. Sehatpedia merupakan wujud inovasi kesehatan yang dilatarbelakangi oleh perkembangan era digital. Dokter-dokter spesialis dari 33 rumah sakit Vertikal Kemenkes RI dilibatkan dalam memberikan konsultasi spesialistik kepada masyarakat. Berbagai fitur tersedia pada Sehatpedia meliputi fitur konsultasi interaktif (Live Chat), artikel kesehatan, Fasilitas Yankes, Link pendaftaran Rawat Jalan, dan E- Policy. Dalam fitur Live chat, masyarakat dapat berkonsultasi kepada dokter yang mereka pilih terkait kebutuhan informasi kesehatan seperti keluhan penyakit, tips kesehatan, dan konsultasi medis lainnya. ”Selain konsultasi, ada juga artikel kesehatan dan jurnal kesehatan yang mudah diakses, ada juga kebijakan-kebijakan kesehatan di situ,” tambah Rita. Pada kesempatan ini, tim PKRS mengajak para peserta langsung menginstal dan menggunakan aplikasi ini. Diakhir acara, setiap peserta yang berhasil menginstal diberikan souvenir menarik. (*/swt)
Webinar RSUP H. Adam Malik : Kewaspadaan Terhadap Pencegahan Dan Pengendalian Penularan Difteri

Senin, 14 Oktober 2019 Medan – RSUP H. Adam Malik kembali mengadakan kegiatan Webinar dengan mengambil tema “KewaspadaanTerhadap Pencegahan Dan Pengendalian Penularan Difteri”, Senin (14/10/2019). Tujuan diselenggarakannya kegiatan webinar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap difteri serta cara pencegahannya. Hal ini sehubungan dengan peningkatan kasus difteri di beberapa wilayah Indonesia, salah satunya di kota Medan. RSUP H Adam Malik sebagai rumah sakit pusat rujukan di wilayah Sumatera bagian Utara sampai saat ini telah menangani 14 pasien suspect difteri, dimana salah satu diantaranya yang merupakan mahasiswa asal Malaysia meninggal dunia. Acara yang difasilitasi oleh Bagian Data dan Informasi RSUP H Adam Malik ini menghadirkan dr Restuti Hidayani Saragih SpPD FIHASIM MH(Kes) dan dr Ricke Loesnihari MKed (Clin-Path) SpPK(K) sebagai pemateri serta Dr Rina Yunita SpMK(K) sebagai moderator. Adapun materi yang dipaparkan dalam kegiatan webinar kali ini adalah Tata Laksan Difteri serta Pencegahan dan Pengendalian Penularan Difteri di Rumah Sakit. Webinar ini diikuti oleh peserta yang berasal dari perwakilan rumah sakit di seluruh Indonesia, dokter PPDS, dokter muda, dan tenaga medis lainnya yang bertugas di RSUP H Adam Malik. Kegiatan webinar dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Administrasi dan berlangsung pukul 09.00 – 11.00 wib. Antusiasme peserta terhadap presentasi dari pemateri sangat tinggi, sehingga pada sesi diskusi banyak pertanyaan yang disampaikan oleh peserta webinar.(*/swt)
Bulan Alzheimer Sedunia, RSHAM AdakanSosialisasi

Selasa, 24 September 2019 Medan –Bulan Alzheimer Sedunia (World Alzheimer’s Month) yang diperingati setiap bulan September merupakan sebuah kampanye Internasional untuk meningkatkan kesadaran demensia dan menantang stigma mengenai kondisi ini.Selama bulan ini, asosiasi Alzheimer di seluruh dunia mengadakan kegiatan advokasi dan penyebaran informasi terkait Alzheimer. RSUP H. Adam Malik melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) juga mengadakan sosialisasi mengenai Demensia Alzheimer yang diadakan di Poliklinik Jantung, Gedung Pusat Jantung Terpadu RSUP H Adam Malik, Selasa (24/09/2019). Gangguan daya ingat, sulit fokus, sulit melakukan kegiatan familiar, disorientasi, kesulitan memahami visuospasial, gangguan berkomunikasi, menaruh barang tidak pada tempatnya, salah membuat keputusan, menarik diri dari pergaulan serta perubahan perilaku dan kepribadian merupakan 10 gejala umum Demensia Alzheimer, menurut dr. HasanulArifin, dari SMF Neurologi. “Periksa kesehatan fisik dan mental kedokter yang kompeten,deteksi dini dan pemeriksaan lebih lanjut serta gabung dengan komunitas peduli Alzheimer ” jelas dr Hasanul Arifin, merespon pertanyaan jika menemukan orang dengan tanda demensia alzheimer. Dokter Hasanul menyebutkan sampai saat ini belum ada pengobatan untuk demensia Alzheimer. Obat yang disarankan dokter untuk dikonsumsi hanya untuk memperlambat progresivitas penyakit. Dalam acara ini, dokter Hasanul juga memberikan tips mencegah Demensia Alzheimer,antara lain dengan beribadah, melibatkan diri dalam organisasi dan kegiatan sosial, makan makanan bergizi yang banyak mengandung omega 3, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, menulis, menekuni hobi, melatih kedua belah otak misalnya dengan merajut, belajar bahasa asing, mendengarkan musik, travelling, berjalan kaki rutin setiap hari serta istirahat yang cukup.(*/rds)
Wali Kota Medan Dukung RSB RSUP H Adam Malik

Kamis, 12 September 2019 Medan – RSUP H Adam Malik yang diwakili oleh Direktur Umum dan Operasional dr Mardianto SpPD-KEMD, Direktur Medik dan Keperawatan dr Zainal Safri SpPD (K) SpJP (K), Direktur Keuangan Supomo SE MKes, dan Tim Rencana Strategis Bisnis (RSB) melakukan audiensi dengan Wali Kota Medan. Dalam rangka mewujudkan Rencana Strategi Bisnis 5 tahun ke depan, Perwakilan Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan RI ini mengunjungi langsung kantor Wali Kota Medan, Kamis (12/9). “Setiap lima tahun RSUP H Adam Malik selalu membuat program RSB sebagai langkah untuk melakukan pembenahan. Oleh karenanya, setiap saran dan masukan yang akan disampaikan Wali Kota tentu sangat bermanfaat bagi kami. Dengan harapan, segala kekurangan yang ada bisa kami evaluasi dan dapat diminimalisir,” jelas Mardianto didampingi Camat Medan Tuntungan Topan Ginting. Pada pertemuan ini, Perwakilan RSUP H Adam Malik juga menyampaikan permintaan dukungan dari Pemerintah Kota Medan terkait akses jalan, dan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) menuju Rumah Sakit. Dengan demikian masyarakat akan tetap merasa aman dan nyaman terlebih ketika dimalam hari. Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menyambut langung kunjungan perwakilan RSUP H Adam Malik ini. Beliau menjelaskan, keberadaan RSUP H Adam Malik yang selama ini telah berfokus pada patient safety dalam pelayanannnya diharap dapat terus dipertahankan. Sebagai pusat rujukan bagi rumah sakit sekitarnya juga bagi rumah sakit lain di luar Kota Medan, beliau berharap Rumah Sakit ini juga tidak melupakan keramahtamahan dalam melayani pasien. Dengan demikian pasien yang berobat akan merasa nyaman dan percaya dengan pengobatan yang diterimanya. Dzulmi menilai, keberhasilan RSUP H Adam Malik menjadi andalan bagi masyarakat tentunya juga merupakan kebanggan bagi Kota Medan. “Rumah Sakit Adam Malik diharapkan, diminta dan dituntut untuk selalu memberikan layanan prima bagi masyarakat. Dengan begitu Rumah Sakit ini mampu dipercaya dan menjadi Rumah Sakit andalan dan pilihan masyarakat untuk berobat,” harap Dzulmi. Pernyataan Wali Kota ini disambut baik oleh pihak RSUP H Adam Malik. Mardianto menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian serta saran dan masukan yang diberikan. Diakuinya, setiap hal yang disampaikan akan sangat berguna dalam Rencana Strategis Bisnis (RSB) yang menjadi program RSUP H Adam Malik setiap lima tahun sekali. Diharapkan melalui kunjungan ini, RSUP H Adam Malik menjadi lebih baik dan selalu menjadi andalan masyarakat Kota Medan. (*/swt)