Search

Berita

Bertambah lagi 6 Pasien Covid-19 Sembuh di RSUP HAM

Medan – Berita baik kembali datang hari ini 7April 2020. Enam orang pasien covid-19 yang dirawat di RSUP H Adam Malik dinyatakan SEMBUH setelah menjalani rawat inap di ruang isolasi RSUP H Adam Malik.Rasa bahagia bercampur haru terpancar dari wajah tim medis yang selama ini menangani pasien. Mereka sangat berbahagia dengan hasil laboratorium yang baru diterima hari ini. “Alhamdulillah hari ini kita memulangkan kembali 6 orang pasien yg sembuh dari Covid-19dari RSUP H Adam Malik. Total per hari ini menjadi 8 pasien yang sudah sembuh.  Terimakasih kami sampaikan buat semua staf yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, semoga energi kita cukup terus untuk melawan Covid-19 bersama sama,” ucap Direktur Medik dan Keperawatan RSUP HAM, dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K). Diketahui sebelumnya, pasien RSUP HAM pertama yang dinyatakan sembuh pada tanggal 4 April 2020 berjenis kelamin perempuan, berusia 44 tahun. Tak lama setelah itu, pasien sembuh berikutnya diumumkan pada tanggal 6 April 2020, berjenis kelamin laki-laki dan berusia 25 tahun. Enam pasien yang dinyatakan sembuh hari ini terdiri dari 4 orang perempuan dan 2 orang laki-laki. Semua pasien dinyatakan sembuh setelah hasil swab menyatakan negatif Covid-19 dua kali berturut. Pencapaian ini membuat semua tenaga medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19 semakin bersemangat. Jumlah pasien terindikasi Covid-19 setiap harinya yang datang atau dirujuk ke RSUP HAM memang banyak, hal ini berdampak pada ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) di Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan ini. Namun berkat donasi dan bantuan dari berbagai pihak, RSUP H Adam Malik mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pasien covid-19. “Bangga utk semua Tim,” ujar haru Direktur Umum dan Operasional, dr Mardianto, SpPD-KEMD. (*/swt)

Pasien Covid-19 Berhasil Sembuh Usai Dirawat 12 Hari di RSUP HAM

Minggu, 5 April 2020 Medan – Berita baik datang pada tanggal 4 April 2020 sekitar pukul 16.00 WIB. Salah satu pasien covid-19 yang dirawat di RSUP H Adam Malik dinyatakan SEMBUH setelah menjalani rawat inap selama kurang lebih 12 hari di ruang isolasi. Pasien ini merupakan pasien covid-19 pertama yang berhasil sembuh di RSUP H Adam Malik, sekaligus di Sumatera Utara. “Alhamdulillah! Kita semua terus berusaha dengan maksimal, mengerahkan semua kesanggupan kita untuk penanganan pandemi ini. Semoga kesembuhan pasien yang pertama ini berlanjut ke pasien-pasien lainnya,” harap Direktur Medik dan Keperawatan RSUP HAM, dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K). Pasien berjenis kelamin perempuan, usia 44 tahun ini menjalani rawat inap sejak 24 Maret 2020, setelah sebelumnya melakukan perjalanan dari Jakarta. Tak lama setelah kepulangan nya dari Jakarta pasien tersebut mengalami gejala seperti flu, batuk dan demam. Setelah selama kurang lebih 12 hari dirawat di ruang isolasi, dia dinyatakan sembuh setelah hasil swab menyatakan negatif Covid-19 dua kali berturut. Diketahui sebelumnya, RSUP HAM pertama kali merawat pasien positif Covid-19 pada tanggal 14 Maret 2020. Terhitung tanggal 5 April 2020, RSUP H Adam Malik sudah merawat 12 pasien positif covid-19, dimana 2 diantaranya sudah meninggal dunia dan 10 lainnya masih dalam perawatan. Sementara untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), jumlah pasien yang ditangani oleh Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan ini sudah sangat banyak. Ditambah lagi dengan jumlah pasien yang setiap harinya menjalani skrinning di Posko Kewaspadaan Covid-19, dimana rata-rata terdapat 50 pasien per hari nya datang untuk memeriksakan diri. Melonjaknya angka ini berdampak pada ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang dimiliki RSUP HAM. Sebagai respon atas kondisi tersebut, RSUP H Adam Malik membuka Posko Penerimaan Bantuan Covid-19 sejak 23 Maret 2020. Diluar dugaan, antusias masyarakat sangat tinggi dalam memberikan bantuan melalui Posko Penerimaan Bantuan Covid-19 yang dibuka setiap hari kerja pukul 09.00-14.00 wib. Masyarakat tidak hanya menyumbangkan APD, namun banyak juga yang memberikan donasi dalam bentuk makanan, suplemen/vitamin dan buah-buahan.(*/swt)

Upaya RSUP HAM Memutus Mata Rantai Penularan COVID-19

Minggu, 5 April 2020 Medan – Sebanyak 56 kasus positif Covid-19 terdeteksi di Sumatera Utara hingga Minggu (5/4/2020), 12 orang diantaranya dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM). Dari keduabelas orang tersebut 1 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia. “Kita perlu waspada, tetapi jangan panik. Ketahui gejalanya, ketahui cara penyebarannya, dan ketahui cara pengobatannya. Mari kita ikuti anjuran pemerintah dan selalu perhatikan etika batuk dan bersin, mandi setelah beraktivitas, dan sebagainya,” ungkap Direktur Medik dan Keperawatan RSUP HAM, dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K). Sebagai upaya menekan dan sekaligus memutus mata rantai penularan wabah ini, RSUP HAM melakukan berbagai upaya upaya untuk memutus mata rantai penularan covid-19 di lingkungan RSUP H Adam Malik. Tindakan preventif difokuskan di ruang publik dan di ruang pelayanan yang ada di Rumah Sakit. Adapun beberapa upaya yang dilakukan Rumah Sakit milik Kementerian Kesehatan ini antara lain adalah pertama, dengan melakukan aksi pembersihan dan penyemprotan desinfektan di lingkungan RSUP H Adam Malik, terutama di ruang publik yang sering padat pengunjung. Kedua, penerapan physical distancing di semua ruang pelayanan dan ruang tunggu yang ada di lingkungan RSUP HAM, termasuk di dalam lift, yaitu dengan memberikan penanda batas bagi para pengguna layanan. Ketiga adalah dengan menyediakan fasilitas hand sanitizer di tempat-tempat umum yang sering dilewati, seperti ruang tunggu, scan finger, ruang rawat inap dan ruang pelayanan lainnya. Keempat, meniadakan jam besuk pasien rawat inap sejak tanggal 18 Maret 2020 dan menerapkan aturan khusus bagi pasien rawat jalan yang ingin berobat. Kelima, memberikan informasi seputar covid-19 dalam bentuk media informasi yang mudah dibaca oleh pengunjung Rumah Sakit seperti standing banner, sebagai salah satu upaya edukasi covid-19 di masyarakat. “Jadi, sangat penting mengikuti petunjuk dan anjuran pemerintah. Yuk mari bersama melawan covid-19,” tutup Zainal. (*/swt )