Search

Berita

RSUP H Adam Malik Gelar Orientasi Peserta PPDS FK USU TA 2017/2018

Medan, 12 Februari 2018 RSUP H Adam Malik menggelar orientasi bagi para peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) Tahun Ajaran 2017/2018, Senin (12/02/2018). Kegiatan orientasi untuk mengenalkan RSUP H Adam Malik kepada peserta PPDS FK USU TA 2017/2018 ini dilaksanakan di Aula Gedung Administrasi RSUP H Adam Malik selama 10 hari hingga Kamis (22/02/2018). Kegiatan orientasi ini sendiri dibuka oleh Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Bambang Prabowo MKes, dan dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Dekan FK USU Dr dr Aldy Safruddin Rambe SpS(K). Turut hadir pula Direktur Medik dan Keperawatan dr Mardianto SpPD-KEMD, Direktur SDM dan Pendidikan Dr dr Fajrinur SpP(K), serta Direktur Umum dan Operasional Syamsudin Angkat SH SE MM. (*/aepm

LPAI Sumut Kunjungi Anak Korban KDRT di RSUP H Adam Malik

kunjungan-lpai-sumut-ke-rsham

Medan, 09 Februari 2018 Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Sumatera Utara mengunjungi RSUP H Adam Malik untuk membesuk pasien anak korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), SA (7 tahun), Jumat (09/02/2018). SA merupakan korban kekerasan ibu kandung, yang berasal dari Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut. Kunjungan ini sendiri dipimpin oleh Ketua LPAI Sumut Jon Hutajulu, yang didampingi seorang psikolog, Mestika Retina Tampubolon.   Kepala Instalasi Rawat Inap Terpadu dr Mahyudanil SpBS mewakili manajemen RSUP H Adam Malik, didampingi Kepala Sub Bagian Humas Masahadat SE menyambut kedatangan rombongan LPAI Sumut tersebut. Dalam kesempatan itu, dr Mahyudanil yang juga menjadi Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) pasien SA menjelaskan kondisi pasien yang masih dirawat di ruang VIP Rawat Inap Terpadu B hingga saat ini.   Pasien sendiri pertama kali dirujuk ke RSUP H Adam Malik melalui Instalasi Gawat Darurat pada 17 Januari 2018 dari RSUD Aek Haruaya, Gunung Tua, Paluta. Tim medis yang menangani telah memutuskan akan melakukan operasi kraniotomi untuk mengeluarkan gumpalan darah di bagian otak, akibat pukulan dalam penganiayaan itu.   Sehari sebelumnya, Kamis (08/02/2018) sore WIB, Ketua LPAI Sumut dan psikolog juga sudah bertemu dengan pasien. Dengan didampingi oleh staf Humas RSUP H Adam Malik, mereka pun sempat berbincang dengan keluarga yang kini merawat SA. Sejumlah tokoh lainnya juga membesuk pasien SA, sejak dirinya dirawat di RSUP H Adam Malik dalam beberapa pekan ini. Di antaranya, Kepala Kepolisian Daerah Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw pada 20 Januari 2018, Wakil Gubernur Sumut Brigjen TNI (Purn) Nurhajizah Marpaung pada 21 Januari 2018, dan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait pada 22 Januari 2018 lalu. (*/aepm)

Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan di RSUP H Adam Malik

Medan, 08 Februari 2018 RSUP H Adam Malik melaksanakan Uji Kompetensi untuk puluhan calon pejabat fungsional kesehatan di lingkungan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini pada Kamis (08/02/2018) pagi WIB. Uji kompetensi yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 Gedung Administrasi RSUP H Adam Malik ini sendiri dibuka langsung oleh Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Bambang Prabowo MKes.   Uji kompetensi ini diikuti oleh 66 pegawai calon pejabat fungsional kesehatan di lingkungan RSUP H Adam Malik, dengan empat jenis jabatan, yakni jabatan fungsional perawat, perawat gigi, perekam medis, dan teknisi elektromedis. Dalam kegiatan ini, turut pula hadir Direktur SDM dan Pendidikan RSUP H Adam Malik Dr dr Fajrinur SpP(K) selaku Ketua Tim Penguji dan Kepala Bagian SDM RSUP H Adam Malik drg Ateta MARS selaku Sekretaris Tim Penguji. (*/aepm)  

Hari Kanker Sedunia, 4 Februari 2018: RSUP HAM 5 Tahun Layani Pemeriksaan Kanker dengan Kedokteran Nuklir

Medan (06/02/2018) – Kanker menjadi salah satu jenis penyakit tidak menular utama menurut World Health Organization (WHO); bersama penyakit kardiovaskular termasuk penyakit jantung koroner dan stroke, penyakit pernafasan kronis seperti asma dan penyakit paru obstruksi kronis, serta diabetes. Begitu pula di Indonesia, di mana estimasi jumlah penderita kanker mencapai 347.792 jiwa menurut hasil Riset Kesehatan Dasar 2013. Jumlah itu pun kemungkinan besar terus meningkat setiap tahunnya. Kanker sendiri sebenarnya bisa dideteksi secara dini, supaya bisa dilakukan tindakan pengobatan lebih awal sebelum menjadi parah. Salah satunya melalui pemeriksaan dengan teknologi kedokteran nuklir. Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) sudah melayani pemeriksaan kanker melalui kedokteran nuklir ini sejak 2013. “Kedokteran nuklir RSUP HAM masih satu-satunya di Sumatera Utara. Di Sumatera juga termasuk satu-satunya. Sekarang kita diagnostik, bisa pemeriksaan, bisa deteksi. Kita ada keunggulan bisa deteksi awal. Misal, kalau kasus-kasus kanker, bisa deteksi dini,” ungkap Kepala Unit Kedokteran Nuklir RSUP HAM dr Edison SpKN(K) MKes saat diwawancarai jelang Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Februari. Selama lima tahun sejak dibuka pada 2013, pelayanan kedokteran nuklir di RSUP HAM sudah menerima sebanyak 1.353 pasien. Diakui dr Edison, jumlah paling banyak adalah kasus kanker, terutama kanker payudara. “Biasanya kanker paling banyak, untuk deteksi penentuan stadium, supaya bisa diobati. Paling banyak kanker payudara, tapi semua jenis kanker bisa,” katanya lagi, sembari menjelaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan sebelum dokter memutuskan langkah pengobatan atau tindakan yang tepat. Meski begitu, pemeriksaan melalui kedokteran nuklir ternyata juga bisa dilakukan pada jenis penyakit lainnya. “Kita juga bisa pemeriksaan jantung, biasanya pasien yang mau kateterisasi atau mau pasang balon. Lainnya, kita juga bisa mendeteksi kelainan ginjal, kita bisa melihat fungsi masing-masing kanan dan kiri,” tambah lulusan Kedokteran Nuklir Universitas Padjajaran ini. Dalam satu hari, pihaknya menerima sekitar lima sampai enam pasien, dengan lama pemeriksaan mencapai 60 menit hingga 90 menit. Keunggulan lainnya dari kedokteran nuklir ini, selain bisa melakukan pemeriksaan atau diagnostik, juga bisa melayani terapi. Namun hingga saat ini, Unit Kedokteran Nuklir RSUP HAM memang baru bisa melakukan layanan diagnostik melalu alat Gamma Camera. “Kita sekarang masih diagnostik, untuk memeriksa atau mengetahui penyakit. Layanan terapi direncanakan mulai tahun ini atau tahun depan,” pungkas dr Edison. Terlepas dari perkembangan ilmu kedokteran, langkah pencegahan tetap jadi upaya paling tepat dalam mengatasi kanker. Kementerian Kesehatan RI sudah menggalakkan perilaku CERDIK, yakni Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Dalam rangka Hari Kanker Sedunia, RSUP HAM juga ikut mensosialisasikan perilaku CERDIK untuk pencegahan kanker kepada pasien dan keluarga pasien dalam penyuluhan kesehatan di area ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan RSUP HAM, Senin (05/02/2018). (*/aepm)   Informasi lebih lanjut : Sub Bagian Humas dan Pemasaran RSUP H. Adam Malik – Kementerian Kesehatan RI Jl. Bunga Lau No. 17 Medan Tuntungan Km. 12 Medan Telp. (061) 8364581 – 8360143 – 8360051 ext. 164 Fax. (061) 8360255 humas.rsham@gmail.com – www.rsham.go.id

Penyuluhan Kesehatan dalam Rangka Hari Kanker Sedunia di RSUP H Adam Malik

Medan, 05 Februari 2018 RSUP H Adam Malik melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit mememberikan penyuluhan kesehatan tentang kanker kepada para pasien dan keluarga di area ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan RSUP H Adam Malik, Senin (05/02/2018). Penyuluhan kesehatan dalam rangka Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) yang diperingati setiap tanggal 4 Februari ini difasilitasi oleh para penyuluh kesehatan masyarakat di RSUP H Adam Malik, dan disampaikan oleh dr Muhammad Fauzi Siregar, Sp.Onk.Rad. Pada kesempatan tersebut, narasumber dari Instalasi Radioterapi RSUP H Adam Malik itu menyampaikan materi tentang kanker dan pola hidup sehat. Penyuluhan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, agar lebih mengenal kanker dan dapat berperilaku hidup sehat untuk menghindarinya. Selain itu, juga dibagi-bagikan leaflet tentang pencegahan kanker dengan perilaku CERDIK kepada para pengunjung yang datang. Perilaku CERDIK sendiri adalah Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap roko, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. (*/aepm)