JELANG INITIAL SURVEY JCI, RSUP H ADAM MALIK JALANI BIMTEK TERAKHIR

Medan, 9 Agustus 2018 Sebagai tahap akhir sebelum menjalani Initial Survey oleh Tim Joint Commission International (JCI) pada tanggal 27-31 Agustus 2018 mendatang, RSUP H Adam Malik kembali menjalani bimbingan teknis (bimtek) bersama Tim Surveyor dari RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo yang diketuai oleh Dr dr C Heriawan Soejono SpPD K-Ger MPH. Tim Surveyor RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo kembali melakukan telusur lapangan untuk melihat langkah-langkah perbaikan yang sudah dikerjakan, berdasarkan hasil temuan dari mock survey sebelumnya bulan Juli lalu. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 7-9 Agustus 2018. Selama pelaksanaan bimtek, tim surveyor didampingi oleh Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Bambang Prabowo MKes dan jajaran Direksi, Pokja JCI, Pejabat Struktural, Kepala Instalasi dan Koordinator Pelayanan. (*/rds)
RSUP H Adam Malik Berpartisipasi dalam Webinar KARS

Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik turut berpartisipasi dalam webinar KARS pada tanggal 6 Agustus 2018 yang mengambil tema “ Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Implementasi Program Nasional pada Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1 (SNARS 1)” . Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan webinar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang permasalahan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia, meningkatkan kerjasama antara organisasi profesi POGI (Perkumpulan Obstetry dan Ginekologi Indonesia), IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan IBI (Ikatan Bidan Indonesia) dengan KARS dan mengevaluasi standar Program Nasional 1 agar lebih bermanfaat bagi penurunan AKI dan AKB. Kegiatan webinar KARS diikuti oleh Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Bambang Prabowo MKes serta jajaran Direksi, Kepala Instalasi, Koordinator Pelayanan, perwakilan profesional medis (dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya) dan ketua-ketua Komite yang ada di RSUP H Adam Malik. (*/rds)
Dirjen Yankes Kemenkes RI Kunjungi RSUP H Adam Malik

Medan (01/08) Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes)Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr Bambang Wibowo SpOG (K) MARS melakukanmonitoringprogresspersiapan akreditasi Joint Commission International (JCI) diRSUP H Adam Malik. (Rabu, 01/08/18)Bersama Dirjen Yankes turut hadir Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Rujukan Kemenkes RI,drg Farichah Hanum Mkes.Dirjen Yankes didampingi oleh Direktur Utama RSUP H Adam Malik, Bambang Prabowo Mkes dan jajaran direksimelakukan telusur ke Instalasi Gawat Darurat, Ruang Rawat Inap Terpadu, Instalasi Radiologi, dan Instalasi Gizi. Diakhir kunjungannya Dirjen Yankes memberikan pengarahan persiapan akreditasi JCI kepada seluruh pejabat struktural, kepala instalasi, kepala SMF, koordinator pelayanan, dan pokja JCI.(*/swt)
RSUP H Adam Malik TentukanAlur Penanganan KLB Difteri

Medan (31/07) – RSUP H Adam Malik melaluiInstalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) membuat alur penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri dalam bentuk video. Pembuatan video dilakukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP H Adam Malik. Selasa (31/07) Alur penanganan KLBdifteri secara khusus dibuat dalam bentuk videokarena difteri merupakan salah satu KLB yang baru-baru ini ditangani oleh RSUP H Adam Malik dengan jumlah pasien yang cukup banyak.Hal ini juga sesuai dengan temuan Mock Survey Akreditasi Joint Commission International (JCI) Selain untuk mendukung kebutuhan pendokumentasian, video ini akan digunakan sebagai acuandan standar penanganan kasus KLB Difteridi RSUP H Adam Malikdihari kedepan.Tim Pencegahan Pengendalian Infeksi(PPI) dan Tim KLBjugaturut ambil bagian dalam pembuatan video alur penanganan KLB Difteri ini. (*/swt)
Pelatihan Good Clinical Practicedi RSUP H Adam Malik

Medan 31 Juli 2018 Seiring dengan perkembangan produk baru di Indonesia, pelaksanaan uji klinik semakin meningkat untuk mendapatkan bukti keamanan dan khasiat produk baru tersebut. Sesuai ketentuan yang berlaku secara Internasional, pelaksanaan uji klinik harus memenuhi prinsip-prinsip Good Clinical Practice (GCP) atau Cara Uji Klinik yang Baik. Untuk itu seluruh pelaku uji klinik harus memahami dan mengikuti standar kualitas etik dan ilmiah tersebut. Sebelum melaksanakan uji klinik, pemahaman terhadap GCP harus diperoleh dengan mengikuti pelatihan etik dasar dan lanjut yang merujuk pada pedoman etik CIOMS 2016 dan standar etik WHO 2011 yang diolah oleh Komite Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional (KEPPKN) dan mengikuti pelatihan GCP. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka RSUP H Adam Malik menyelenggarakan Pelatihan Good Clinical Practice bagi para dokter pendidik klinis di lingkungan RSUP H Adam Malik. Kegiatan yang diikuti oleh 70 orang peserta ini berlangsung dari tanggal 30 Juli – 1 Agustus2018, dengan narasumber Ketua Komisi Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional Dr.dr.Triono Soendoro, Ph.D.Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para peserta mampu menerapkan prinsip etik dan wawasan berpikir ilmiah pada penelitian sosial dan kesehatan masyarakat.(*/rds)