Search

Berita

RSUP HAM Kerja Sama dengan ACT Sumut Bagikan Makanan Gratis

Rabu, 31/10/2018 Medan – RSUP H. Adam Malik bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumut melakukan aksi kemanusiaan melalui program “Layanan Makan Gratis”. Sebanyak seratus lima puluh buah nasi kotak yang dibawa menggunakan “Humanity Food Truck” milik ACT dibagikan kepada keluarga pasien di RSUP H. Adam Malik. (31/10) ACT merupakan organisasi nirlaba profesional yang memfokuskan pada bantuan kemanusiaan. Sesuai dengan sasaran utama program inovatif Humanity Food Truck yaitu kepada para pekerja informal berpenghasilan rendah, masyarakat miskin, musafir, penunggu pasien rumah sakit, dan juga komunitas rawan pangan, kegiatan kali ini berpusat pada para keluarga penunggu pasien kelas 3 di RSUP H. Adam Malik yang tersebar di Ruang Rawat Rindu A dan Rindu B. Melalui kegiatan aksi kemanusiaan yang dilakukan ini diharapkan dapat memberikan senyum semangat bagi keluarga pasien sekaligus sebagai bantuan moril dalam menanti kesembuhan pasien. (*/swt)

28 Tahun mengabdi, Syamsudin Angkat Undur Diri

Bertempat di Gedung Kementerian Kesehatan RI Jakarta Selatan, sejumlah pejabat eselon II dilantik oleh Menteri Kesehatan dr. Nila F Moeloek, SpM, Selasa (16/10/2018). Salah satu diantara ketujuh pejabat eselon II yang dilantik adalah dr Mardianto SpPD-KEMD yang selama ini menjabat sebagai Direktur Medik dan Keperawatan RSUP H Adam Malik. Beliau mengemban tugas baru sebagai Direktur Umum dan Operasional, menggantikan Syamsudin Angkat SH SE MM yang memasuki masa purnabakti. 28 tahun mendedikasikan waktu, pikiran dan tenaga demi kemajuan RSUP H Adam Malik, pria kelahiran Sidikalang 21 Desember 1958ini telah banyak mengenyam pengalaman selama bertugas di RSUP H Adam Malik.  Kiprahnya di RSUP H Adam Malik dimulai pada tahun 1990. Beliau sempat menjabat sebagai Humas RSUP H Adam Malik pada tahun 1991 sampai tahun 1998 sekaligus sebagai Sekretaris Sub.Unit Kopri RSUP H. Adam Malik. Pada tahun 1999 –  2008, pria yang sangat dekat dengan para wartawan ini, diamanahkan tugas sebagai Kepala Sub Bagian Rumah tangga, berlanjut  tahun 2009 –  2012 menjabat sebagai Kepala Bagian Umum. Tidak berhenti sampai disitu, kiprahnya semakin menanjak seiring dengan pengalaman yang kian bertambah, pada tahun 2012 beliau dipercaya sebagai Kepala Bagian Perbendaharaan dan Mobilisasi Dana  sekaligus sebagai Ketua Koperasi Pegawai Negeri RSUP H Adam Malik. Berkat dedikasinya, kerja yang selalu ikhlas dan tidak kenal waktu, sejak tahun 2013 beliau menerima kepercayaan sebagai Direktur Umum dan Operasional RSUP H. Adam Malik dan mengakhirinya pada masa purna bakti. Penandatanganan Naskah Berita Acara Serah Terima Jabatan dan Pakta Integritas Direktur Umum dan Operasional RSUP H Adam Malik, telah dilaksanakan di Kementerian Kesehatan, Selasa (30/10/2018), disaksikan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dr Bambang Wibowo Sp.OG(K), MARS. Syamsudin Angkat pun mengakhiri tugasnya sebagai abdi negara dengan catatan yang manis. Menyadari akan kepergiannya, suasana kehilangan tetap tak terelakkan, terutama di jajaran Direktorat Umum dan Operasional RSUP H Adam Malik yang selama ini berada dibawah pimpinannya. Selamat memasuki masa purnabakti Pak Sam…. (*/rds)

Komisi IX DPR RI Kunker, RSUPHAM Diundang Rapat

Jumat, 26 Oktober 2018 Medan – Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan terbitkan tiga (3) peraturan pada Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2018-2019. Menanggapi hal tersebut, Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Sumatera Utara (Provsu) dalam rangka pengawasan pelaksanaan JKN paska terbitnya peraturan ini. (26/10) Peraturan baru ini diterbitkan sebagai upaya yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam pengendalian defisit yaitu dengan melakukan penyempurnaan regulasi terkait dengan pelayanan yang dijamin dalam program JKN. Hal ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan mutu pelayanan dan efektivitas penjaminan kesehatan. Untuk menghindari berbagai permasalahan pasca terbitnya tiga (3) peraturan ini, maka Komisi IX DPR RI memandang sangat penting untuk melakukan pengawasan terkait hal tersebut agar pelaksanaan program JKN-KIS tetap berjalan baik dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat agar derajat kesehatan dapat meningkat. Pertemuan pada kunjungan kerja ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provsu, Direktur Utama RSUP H. Adam Malik yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Kepala Instalasi Verifikasi ASKES, Direktur RSUD Dr. Pirngadi Medan, Murni Teguh Memorial Hospital (perwakilan RS swasta akreditasi madya), RSIA Stella Maris (perwakilan RS akreditasi madya), Kepala Kantor BPJS Divisi Regional I, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cab. Provsu, Ketua Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI) cab. Provsu, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) cab. Provsu, Ketua Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) cab. Provsu, dan Perhimpunan Dokter Spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi indonesia (PERDOSRI) cab. Provsu. Adapun materi yang dibahas mengenai tiga (3) peraturan BPJS Kesehatan ini yaitu bagaimana pengimplementasiannya dalam pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RS, apakah peraturan ini mempengaruhi mutu pelayanan yang diberikan oleh RS kepada peserta program JKN-KIS, serta kendala apa saja yang dihadapi oleh RS terkait tiga (3) peraturan BPJS Kesehatan ini. Kegiatan ini berlangsung selama tiga (3) hari sejak tanggal 26 sampai dengan 28 Oktober 2018 di kantor Dinas Kesehatan Provsu. (*/swt)

Kampanye Anti Tembakau, HIMPONI Bekerja Sama dengan RSUP H Adam Malik

Kamis, 18 Oktober 2018 Medan – Diulang tahun ke 11, Himpunan Perawat Onkologi Indonesia (HIMPONI) memantapkan langkah untuk memperkuat dan memperluas program anti tembakau melalui gerakan “Berhenti Merokok” yang dilakukan perawat onkologi yang bertugas di 10 Rumah Sakit di Indonesia. HIMPONI DPD Sumatera Utara bekerja sama dengan RSUP H Adam Malik mengadakan kampanye akan bahaya merokok bagi kesehatan. Kampanye berlangsung di ruang tunggu pasien pada Kamis (18/10). Diawali dengan Talk Show tentang bahaya merokok dengan narasumber dari SMF Paru RSUP H Adam Malik, pasien dan keluarga pasien tampak antusias berpartisispasi dalam kegiatan ini. Ditengah acara, diadakan diskusi dan tanya jawab seputar bahaya rokok bagi kesehatan. Beberapa pasien juga berkesempatan menyampaikan pengalaman yang berharga untuk dapat berhenti dari kebiasaan merokok. Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan spanduk “Henti Rokok” sebagai bentuk komitmen dari seluruh peserta kampanye ini, baik itu pasien, keluarga juga perawat yang turut serta. (*/swt)

Menkes Lantik Direktur Umum dan Operasional RSUP H Adam Malik

Bertempat di Gedung Kementerian Kesehatan RI Jakarta Selatan, sejumlah pejabat eselon II dilantik oleh Menteri Kesehatan dr. Nila F Moeloek, SpM, Selasa (16/10/2018). Salah satu diantara ketujuh pejabat eselon II yang dilantik adalah dr Mardianto SpPD-KEMD yang selama ini menjabat sebagai Direktur Medik dan Keperawatan RSUP H Adam Malik. Beliau mengemban tugas baru sebagai Direktur Umum dan Operasional, menggantikan Syamsudin Angkat SH SE MM yang akan memasuki masa purnabakti. Menteri Kesehatan berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik agar dapat berkomitmen pada tugas yang diemban dan dapat melakukan inovasi-inovasi yang baik.“Saya berharap pahami dan patuhi tugas dan regulasi yang ada. Melakukan percepatan reformasi birokrasi dan terus mencari terobosan hingga dapat membangun sistem layanan publik yang baik,” kata Menkes Nila.Menkes Nila juga berharap agar pejabat bisa membangun mentalitas positif, memiliki etos kerja gotong royong yang baik, dan mampu menjadi contoh perubahan pembangunan karakter bangsa. Pelantikan kali ini terasa cukup istimewa karena bertepatan dengan selesainya tugas dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes sebagai Sekretaris Jenderal Kemenkes RI.