Search

Admin

WORKSHOP PENGADAAN BARANG/JASA DI RSUP. H. ADAM MALIK

WORKSHOP PENGADAAN BARANG/JASA DI RSUP. H. ADAM MALIK Kegiatan pengadaan barang/jasa di lingkungan pemerintahan merupakan suatu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh satuan kerja setiap tahun anggaran. Walaupun kegiatan ini rutin dilaksanakan, namun dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan sistem global yang selalu berubah menghendaki adanya penyegaran dalam pengetahuan sistem pengadaan barang/jasa pemerintah. Dengan dasar Peraturan Presiden no. 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden no.54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, para pelaku pengadaan barang/jasa di suatu unit kerja (satuan kerja) perlu pemahaman yang mendalam tentang aturan pelaksanaan pengadaan barang/jasa supaya tidak berakibat buruk bagi unit kerja (satuan kerja).   Direktur Utama RSUP H. Adam Malik dr.Lukmanul Hakim Nasution, SpKK memberikan kata sambutan sekaligus membuka Workshop Pengadaan Brang/Jasa di aula lantai 3 Gedung Administrasi RSUP H. Adam Malik RSUP. H. Adam Malik sebagai unit kerja vertikal yang selalu melakukan pengadaan barang/jasa setiap tahun anggaran, perlu meningkatkan pengetahuan dan menyelaraskan pengalaman di bidang pengadaan barang/jasa supaya menjadi suatu sistem yang benar dan aman di mata undang-undang dan hukum. Untuk itu, diadakan lah Workshop Pengadaan Barang dan Jasa di RSUP. H. Adam Malik pada hari Selasa – Kamis, 22 – 24 April 2014, bertempat di Aula lantai 3 Gedung Administrasi RSUP H. Adam Malik, dengan menghadirkan narasumber Sutan S Lubis dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) dan Rinaldi dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).   Narasumber dari LKPP sedang memberikan materi Acara ini diikuti oleh 62 peserta yang terdiri dari Direksi, Satuan Pengawas Intern (SPI), Pengelola Keuangan, Panitia Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa dan Panitia Penerima Barang/Jasa RSUP H. Adam Malik. Diharapkan dengan terselenggaranya Workshop ini, para peserta mampu melaksanakan tata cara Pengadaan barang dan jasa yang benar dan aman dimata undang-undang dan hukum serta mampu menyelesaikan permasalahan di dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.   Pemberian materi oleh narasumber dari BPKP

RAPAT ANGGOTA PERSI DAERAH SUMATERA UTARA DAN FREE SEMINAR

Untuk kesekian kalinya, sebagai implementasi program kerja Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) daerah Sumatera Utara (Sumut) masa bakti 2012 – 2015 kembali mengadakan rapat anggota dan free seminar tentang “Strategi Implementasi Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS), Pengalaman Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (RS) di Indonesia” yang diselenggarakan tanggal 20 Maret 2014 yang lalu di ballroom hotel Aryaduta Medan. Kegiatan sehari ini selain rapat anggota, juga penyampaian paparan tentang Situasi Kondisi RS di Sumut; paparan tentang Implementasi SIRS; serta workshop Pengenalan Mitrais Medical Suite (MMS). Acara dihadiri dan dibuka oleh Ketua PERSI Sumut dan seluruh anggota masa bakti 2012 – 2015. Diakhir acara, seluruh peserta makan siang bersama yang diiringi oleh musik dan lagu.  

Pre-Assessment Pendidikan Budaya Anti Korupsi di RSUP H. Adam Malik

Sebagai upaya implementasi aksi pencegahaan dan pemberantasan korupsi dilingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Tim Pendidikan Budaya Anti Korupsi (PBAK) Inspektorat Jenderal (Itjend) Kemenkes RI melaksanakan pre-assessment PBAK di RSUP H.Adam Malik pada tanggal 21 Mei 2013. Bertempat di Aula lantai 3 gedung Administrasi RSUP H.Adam Malik, pelaksanaan kegiatan berupa pengisian kuisioner yang akan dilakukan oleh 1600 (seribu enam ratus) pegawai negeri sipil (PNS) termasuk tenaga honorer (pegawai BLU) secara bergilir selama 4 (empat) hari. Tim PBAK Itjend Kemenkes RI yang bertugas di RSUP H.Adam Malik selama 4 (empat) hari berjumlah 12 (dua belas) orang. Dalam arahan Direktur Utama (Dirut) RSUP H.Adam Malik menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan program Itjend Kemenkes RI untuk melihat pola yang ada dilingkungan pegawai negeri sipil (PNS) khususnya tentang persepsi budaya anti korupsi guna mempersiapkan pendidikan budaya anti korupsi. Beliau menginstruksikan kepada seluruh SMF untuk mempersiapkan pegawai di bawah unitnya masing-masing, agar mempermudah kerja Tim PABK Itjend Kemenkes RI dilapangan dan berharap dengan cara demikian dapat mempersingkat waktu penyelesaian kerja Tim PABK Itjend Kemenkes RI dari waktu yang sudah ditentukan. Sebelum penjelasan tata cara pengisian kuisioner, Tim PABK Itjend Kemenkes RI menjelaskan secara singkat maksud dan tujuan kegiatan pre-assessment PBAK. Beliau menerangkan, bahwa kegiatan ini sebagai amanat dari Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2013 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi. Instruksi presiden ini merupakan turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) nomor 55 tahun 2012 tentang strategi nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi. Tujuan kegiatan ini sebagai penjabaran aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi untuk menentukan strategi yang diambil dalam pelaksanaan PBAK. Tim PBAK merupakan gabungan dari Itjend, Pusat Komunikasi Publik (Puskomlik) Sekretaris Jenderal (Sekjend), Promosi Kesehatan (Promkes) Sekjend dan Biro Perencanaan dan Anggaran. Gabungan Tim PBAK akan bersinergis untuk menghasilkan strategi yang akan dibangun untuk aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi. Kegiatan ini mencakup beberapa tahap, yaitu tahap awal (pre-assessment) yang berguna untuk mengukur seluruh pegawai sebagai populasi, tahap analisis hasil yang diperoleh dari populasi dan diolah, tahap usulan aksi dan terakhir tahap post assessment. Pelaksanaan PBAK tidak hanya dilakukan dilingkungan Kemenkes RI, tetapi juga dilaksanakan diseluruh kementerian/lembaga di Indonesia. Hasil yang diperoleh akan disampaikan kepada Presiden RI melalui Bappenas. Rumah Sakit Umum Pusat H.Adam Malik merupakan satu dari empat lokasi yang ditetapkan Kemenkes RI sebagai tempat pengukuran PBAK. Selain RSUP H.Adam Malik, lokasi yang terpilih meliputi; Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas 1 Tanjung Periok yang telah selesai dilaksanakan pre-assessment PBAK, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Manado dan Biro Umum Sekjend Kemenkes RI. Kuisioner yang dibagikan mencakup pertanyaan tentang budaya kerja (41 pertanyaan) yang mengukur persepsi PNS tentang budaya kerja organisasi budaya anti korupsi dan tentang komunikasi organisasi (15 pertanyaan) yang mengukur komunikasi organisasi mengenai program anti korupsi.

Kunjungan RSI Masyithoh Bangil Jawa Timur Ke RSUP H.Adam Malik

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H.Adam Malik Medan menjadi pilihan Rumah Sakit Islam (RSI) Masyithoh Bangil Jawa Timur untuk melakukan studi banding pada tanggal 26 April 2013 yang lalu. Dipimpin oleh Dra.Anisa Syakur, M.Ag; rombongan yayasan RSI Masyithoh Bangil Jawa Timur yang berjumlah 9 (sembilnan) orang, diterima oleh Direktur Umum dan Operasional RSUP H.Adam Malik (Syamsudin Angkat, SH, SE) yang didampingi oleh Direktur SDM dan Pendidikan (Dr.Purnamawati, MARS) serta Ketua Komite Medik (dr.Sally Rosefi, Sp.PD KGH). Dalam Sambutannya, Direktur Umum dan Operasional menyampaikan selamat datang dan permohonan maaf Direktur Utama karena tidak bisa langsung menerima rombongan yayasan RSI Masyithoh Bangil Jawa Timur oleh karena harus mengantar Menteri Kesehatan RI yang baru saja berkunjung ke RSUP H.Adam Malik ke Bandara. Direktur Umum dan Operasional juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan RSI Masyithoh yang memilih RSUP H.Adam Malik sebagai tempat kunjungan studi banding. Ketua rombongan RSI Masyithoh yang juga anggota Komisi E DPRD Jawa Timur menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan dan penerimaan RSUP H.Adam Malik kepada RSI Masyithoh. Disamping itu, beliau juga menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan rombongan yayasan RSI Masyithoh ke RSUP H.Adam Malik untuk melihat dan belajar berbagai hal yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta strategi manajemen dalam membangun RS. Seperti menerima kunjungan tamu yang lain, pihak RSUP H.Adam Malik mempresentasikan profil RSUP H.Adam Malik yang disampaikan oleh Direktur SDM dan Pendidikan serta dilanjutkan dengan tanya-jawab. Diakhir pertemuan, kedua pihak saling bertukar cenderamata sebagai tanda persahabatan yang terjalin antara RSUP H.Adam Malik dan RSI Masyithoh Bangil Jawa Timur.

Kunjungan Kerja Menteri Kesehatan RI Ke RSUP H.Adam Malik

Menteri Kesehatan RI, dr.Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH melakukan kunjungan kerja ke RSUP H.Adam Malik pada tanggal 26 April 2013 kemarin. Kunjungan kerja ini merupakan kunjungan pertama kalinya semenjak beliau menduduki jabatan orang nomor satu di jajaran Kesehatan di Indonesia. Disambut oleh Direktur Utama, Direksi, pejabat struktural dan dokter, Menkes RI mengunjungi pelayanan Radiotherapi dan melihat dari jauh gedung rawat inap baru. Bertempat di gedung Central Medical Unit, Menkes RI memberikan bimbingan dan motivasi kepada Direksi RSUP H.Adam Malik beserta jajarannya untuk segera meraih akreditasi JCI. Beliau menyampaikan, RSUP H.Adam Malik harus mampu menyusul 2 (dua) RS vertikal lain yaitu RS Dr.Cipto Mangunkusumo di Jakarta dan RSUP Sanglah di Bali yang sudah berhasil meraih akreditasi internasional tersebut. Menteri Kesehatan RI sangat senang melihat semangat RSUP H.Adam Malik dalam upayanya meraih akreditasi JCI. Di depan Ibu Menkes RI, Direktur Utama RSUP H.Adam Malik memimpin jajarannya meneriakkan yel-yel RSUP H.Adam Malik yang disambut antusias oleh seluruh dokter, perawat dan pegawai RSUP H.Adam Malik sebagai bukti bahwa RSUP H.Adam Malik siap untuk meraih akreditasi JCI. Sebelum meninggalkan RSUP H.Adam Malik, Ibu Menkes RI menyempatkan diri mengunjungi pusat pelayanan khusus HIV/AIDS (Pusyansus/VCT) RSUP H.Adam Malik.