Berbagi Kasih dan Kebahagiaan Bersama Pasien Anak RSUP H Adam Malik
Raut wajah murung pasien anak yang dirawat di Instalasi Rindu B RSUP H Adam Malik berganti menjadi senyum dan tawa gembira ketika perwakilan Bank Mandiri SME Medan Imam Bonjol Medan dan Pengurus Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAM) datang mengunjungi mereka didampingi oleh staf Humas dan perawat, Sabtu (29/12/2018). Perwakilan Bank Mandiri SME Medan Imam Bonjol dan Pengurus YOAM menghibur anak-anak yang sedang dirawat dengan mengajak mereka bernyanyi bersama dan bertepuk tangan. Hal ini merupakan bagian dari acara Berbagi Kasih dan Kebahagiaan dari Bank Mandiri SME Iman Bonjol Medan, bekerjasama dengan YOAM dan RSUP H Adam Malik. Acara ditujukan kepada para pasien anak yang sedang dirawat di RSUP H Adam Malik dan berpusat di Instalasi Rindu B lantai 1. Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB ini juga turut dihadiri oleh Prof DR Hj Bidasari Lubis, SpA(K) selaku Guru Besar pada SMF Anak RSUP H Adam Malik. Acara ditutup dengan pemberian bingkisan kepada para pasien anak yang sedang dirawat. (*/rds)
Presiden Berkunjung Ke Medan, RSUP HAM Menjadi Tim Kesehatan VVIP RI 1

Dalam rangka menghadiri Perayaan Natal Nasional 2018 yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna Pemprovsu JL.Willem Iskandar, Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kota Medan, Sabtu (29/12/2018). Selain itu Presiden Jokowi juga bersilaturahmi ke kediaman Syekh Haji Hasyim Al-Syarwani Tuan Guru Babussalam di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Sehubungan dengan padatnya rangkaian kegiatan Presiden selama berada di Sumatera Utara, maka Tim Medis RSUP H Adam Malik ditunjuk sebagai Tim Kesehatan VVIP Presiden selama rombongan Presiden berada di Sumatera Utara. Tim Medis RSUP H Adam Malik yang ditunjuk sebagai Tim Kesehatan VVIP Presiden selama berada di Sumatera Utara terdiri dari 4 dokter spesialis (Spesialis Penyakit Dalam, Bedah, Anastesi dan Jantung) dan 1 perawat ICU terlatih. Tim tersebut bertugas memberikan pelayanan kesehatan kepada Presiden beserta rombongan selama berada di Sumatera Utara, apabila diperlukan. (*/rds)
Menkes Lantik Direktur Medik dan Keperawatan RSUP H Adam Malik

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia Prof Dr dr Nila Djuwita F. Moeloek SpM (K) melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Lingkungan Kementerian Kesehatan di Ruang Dr J Leimena Kementerian Kesehatan RI, Kamis (27/12) Keempat Pejabat yang dilantik di lingkungan Kementerian Kesehatan RI ini ditentukan berdasarkan pertimbangan dengan memperhatikan kompetensi, integritas, pengabdian, komitmen dan tanggung jawab kepada negara. Diantara keempat Pejabat Eselon II yang dilantik, salah satu diantaranya adalah Direktur Medik dan Keperawatan RSUP H. Adam Malik yang baru, dr Zainal Safri SpPD SpJP. Zainal Safri menggantikan dr Mardianto, SpPD-KEMD yang sebelumnya diberi amanah menjadi Direktur Umum dan Operasional RSUP H Adam Malik. Dalam sambutannya, Menkes mengharapkan adanya perubahan pelayanan kesehatan yang cepat dan bermutu bagi masyarakat Indonesia setelah pelantikan pejabat baru ini. Beliau menginstruksikan kepada pejabat tersebut untuk dapat segera membuat perencanaan di lingkungan kerjanya dengan memberikan ide-ide segar dan inovatif. (*/swt)
Hari Raya Idul Adha 1439, RSUP H Adam Malik Sembelih dan Bagikan Hewan Kurban

RSUP H Adam Malik menyembelih dan membagikan hewan kurban sebanyak 11 ekor lembu dan 16 ekor kambing yang berasal dari para pekurban di RSUP H Adam Malik. Penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh panitia yang terdiri dari para pegawai RSUP H Adam Malik di halaman Mesjid RSUP H Adam Malik pada hari Kamis (23/08/2018) yang selanjutnya dibagikan kepada seluruh pegawai honor yang merayakan, pegawai negeri sipil dengan golongan II yang merayakan, serta warga di sekitar lingkungan RSUP H Adam Malik yang merayakan. (*/swt)
Dirut RSUP H Adam Malik Resmikan Klinik TB DOTS dan TB-MDR

Direktur Utama (Dirut) RSUP H Adam Malik, dr Bambang Prabowo MKes meresmikan Klinik Tuberculosis Directly Observed Treatment, Short-course (TB DOTS) Multi Drug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) atau TB-MDR RSUP H Adam Malik yaitu klinik khusus untuk rawat jalan pasien TB MDR. Klinik ini mulai dibangun pada pertengahan tahun 2017 lalu dengan menerapkan strategi pengobatan pasien dengan cara DOTS pada gedung yang mendukung proses pengobatan pada pasien. Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang ditimbulkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Hampir seluruh organ tubuh dapat terserang olehnya, tapi yang paling banyak adalah paru-paru. Disadur dari CNN Indonesia, WHO menetapkan Indonesia sebagai negara dengan penderita TBC terbanyak kedua di dunia setelah India. WHO menyatakan bahwa kunci keberhasilan penanggulangan tuberkulosis adalah menerapkan strategi DOTS. Pada peresmian Klinik TB DOTS ini, dr Bambang Prabowo MKes menyampaikan RSUP H Adam Malik turut mengambil komitmen dalam membasmi penyebaran penyakit TB. “Tingginya pasien TB di Indonesia yang bahkan menjadi salah satu negara penyumbang kasus terbesar di Dunia mengharuskan kita untuk serius dalam menangani pasien dengan kasus tersebut. Strategi pengobatan pasien TB yang kita lakukan dengan menggunakan cara DOTS harus dikerjakan dengan penuh komitmen. Komitmen tersebut dapat diwujudkan melalui pengobatan menggunakan obat yang sudah standar selama 6-8 bulan yang selama ini telah dilakukan, ditambah dengan strategi DOTS yang telah didukung oleh gedung tempat pengobatan diberikan, serta kemudian dukungan penderita untuk taat oleh pelayan medis. Oleh sebab itu, kita perlu suplai logistik obat dan reagensia yang cukup dan tidak terputus.” jelas Dirut rumah sakit vertikal yang sedang menuju Akreditasi Joint Commission International ini. Setelah sambutan dari Direktur Utama, Kepala Instalasi Rawat Jalan, dan diikuti oleh Dokter Penanggung Jawab TB-MDR, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng menyatakan bahwa Klinik TB DOTS RSUP H Adam Malik telah resmi dapat digunakan. Dalam peresmian ini turut hadir seluruh Pejabat Struktural, Kepala Instalasi, Kepala Unit, Koordinator Mutu, Koordinator Penunjang, dan Pejabat Fungsional, dan pelayan medis TB MDR. (*/swt)