Search

admin

RSUP H Adam Malik Peringati Hari AIDS Sedunia

Medan, 4 Desember 2017 RSUP H Adam Malik melalui Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) menyelenggarakan peringatan Hari AIDS Sedunia di area ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan RSUP H Adam Malik, Senin (04/12/2017). Dalam kegiatan tersebut disampaikan penyuluhan kesehatan tentang bahaya AIDS dan cara-cara penularannya, kepada para pasien dan keluarga yang sedang menjalani pengobatan rawat jalan. Peringatan Hari AIDS Sedunia ini juga dimeriahkan dengan penampilan drama dari sejumlah mahasiswa kesehatan. Seperti telah diketahui, Hari AIDS Sedunia diperingati pada tanggal 1 Desember setiap tahunnya di seluruh dunia.

RSUP H Adam Malik Jadi Narasumber Pertemuan Sistem Informasi Cancer Registry di Sumut

Medan, 27-28 November 2017 RSUP H Adam Malik dipercaya menjadi narasumber dalam Pertemuan Sistem Informasi Cancer Registry di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumut di Grand Antares Hotel, Medan, pada Senin-Selasa, 27-28 November 2017. Dalam pertemuan ini dibahas mengenai pelaksanaan registrasi kanker, yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai rumah sakit di Sumut. RSUP H Adam Malik sendiri berperan sebagai rumah sakit pusat data kanker untuk Sumut, dari 14 rumah sakit di seluruh Indonesia yang telah ditunjuk sebagai rumah sakit pusat data kanker. Pada pertemuan itu sendiri, hadir sebanyak tiga pembicara dari rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan ini, yakni Ketua Tim Kanker dan Tim Registrasi Kanker RSUP H Adam Malik dr Deri Edianto SpOG(K), anggota tim dr Maliana MKes, dan petugas registrasi Yunita Hafni Matondang SKep Ners.

‘Tony Memmel and His Band’ Hibur Pasien Kanker Anak di RSUP H Adam Malik

Medan (14/11/2017) – Grup band dari Amerika Serikat, ‘Tony Memmel and His Band’ menghibur penderita kanker anak di RSUP H Adam Malik, Selasa (14/11/2017). Tony dan grup band tampil di Aula Gedung Administrasi RSUP H Adam Malik atas undangan Yayasan Onkologi Anak Medan (YOAM) bekerja sama dengan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI ini, dengan difasilitasi Konsulat Amerika Serikat di Medan. Dalam sambutannya, Direktur Keuangan RSUP H Adam Malik Mangapul Bakkara SSos MM MKes mewakili Direktur Utama dr Bambang Prabowo MKes mengaku sangat senang dan bangga atas terselenggarannya kegiatan ini. “Ini sebuah kegiatan yang baik buat membangkitkan semangat juang anak-anak yang sedang mengalami masalah kesehatan serius, terutama kanker,” ucapnya saat membuka acara musik tersebut. Tony sendiri bukan musisi biasa. Dia sangat menarik perhatian ketika tampil di atas panggung, apalagi saat bermain gitar. Pasalnya, sang gitaris ini merupakan seorang penyandang disabilitas, dengan kondisi tangan kirinya hanya sepenggal hingga siku. Meski dalam kondisi keterbatasan tersebut, namun Tony tetap bisa berkarya, dengan cara memasang pemetik gitar menggunakan selotip pada tangan kirinya tersebut. Ketika Tony sudah mulai memetik gitarnya, dia tampak sangat mahir memainkan musik. Petikan gitarnya pun begitu harmonis dengan alunan merdu, mengiringi lagu riang yang mampu menghembuskan semangat besar kepada para pendengarnya. Kondisi fisik dan kemampuannya bermusik itu menjadi gambaranya nyata bahwa keterbatasan tersebut tak mampu menghalanginya berkarya dan menularkan semangat kepada orang lain. Bahkan, Tony yang sudah berusia 31 tahun itu tak hanya dikenal sebagai gitaris, tetapi juga penyanyi dan penggubah lagu. Dengan kemampuannya tersebut, dia mencoba melahirkan kata-kata semangat. Tony pun hadir untuk bermusik bersama sang istri Lesleigh Memmel dan sahabatnya Joey Wengerd dalam ‘Tony Memmel and His Band’. Menurutnya, dia sendiri memiliki semangat besar untuk membantu anak-anak dan semua orang yang punya keterbatasan, dengan musik sebagai medianya. Sementara itu, Ketua YOAM Rizanul berharap acara seperti ini tidak hanya sebagai kegiatan senang-senang semata, melainkan sebagai ajang pembelajaran bagi pasien dan keluarganya. “Kita berharap pasien kanker anak dampingan kita dan keluarganya melihat betapa perjuangan berat seorang Tony Memmel untuk bisa mencapai karirnya dalam keterbatasan yang dimiliki,” ungkapnya pula saat memberikan kata sambutan. Pada kesempatan tersebut, turut hadir perwakilan dari Konsulat Amerika Serikat di Medan bergabung dengan sejumlah pasien kanker anak yang sedang menjalani pengobatan di RSUP H Adam Malik, beserta keluarganya. Selain itu, juga hadir sejumlah undangan dari kalangan medis, serta mahasiswa dan pelajar yang turut peduli pada perjuangan para penderita kanker anak di Medan dan sekitarnya. (*/aepm)     Informasi lebih lanjut : Sub Bagian Humas dan Pemasaran RSUP H. Adam Malik – Kementerian Kesehatan RI Jl. Bunga Lau No. 17 Medan Tuntungan Km. 12 Medan Telp. (061) 8364581 – 8360143 – 8360051 ext. 164 Fax. (061) 8360255 humas.rsham@gmail.com – www.rsham.go.id

November 2017

Daftar Jaga Dokter Spesialis dan Triase di IGD November 2017 Daftar Jaga Dokter Spesialis November Daftar Jaga Dokter Triase November 2017

Senam Bersama Mendukung GERMAS di RSUP H Adam Malik

  Medan, 03 November 2017 RSUP H Adam Malik menggelar senam bersama dengan para direksi dan manajemen rumah sakit, pada Jumat (03/11/2017) mulai pukul 07.45 WIB. Senam yang rutin dilaksanakan setiap minggu di halaman Gedung Administrasi RSUP H Adam Malik ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP H Adam Malik dr Bambang Prabowo MKes beserta jajarannya, dan diikuti pula oleh puluhan peserta. Senam bersama ini sendiri merupakan salah satu bentuk tindakan nyata dari RSUP H Adam Malik dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada akhir 2016 lalu. RSUP H Adam Malik sebagai rumah sakit vertikal Kemenkes turut mensosialisasikan gerakan nasional tersebut kepada masyarakat luas. Seperti diketahui, GERMAS dicanangkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani bersama Menteri Kesehatan Prof dr Nila Farid Moeloek SpM(K) di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, pada 15 November 2016. GERMAS merupakan gerakan nasional yang mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat. GERMAS dapat dilakukan dengan cara melakukan aktifitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban. Pada tahap awal, GERMAS secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, mengonsumsi buah dan sayur, dan memeriksakan kesehatan secara rutin. (*/aepm)